Golden Retriever Centre; Wadah Gathering Pecinta Anjing Jenis Golden Retriever

Dikenal sebagai anjing berparas jinak serta memiliki sifat yang bersahabat dengan manusia, dominasi pecinta Golden Retriever tak pernah padam. Grafik pecinta Golden Retriever pun terbilang stabil dari tahun ke tahun. Bahkan, karena memiliki sifat yang friendly, cenderung mudah dilatih, temperamen stabil dan bisa hidup berdampingan dengan keluarga, Golden Retriever sering dijadikan pilihan utama anjing keluarga.

Fenomena ini pun membuat munculnya beberapa komunitas pecinta hewan yang khusus menjadikan Golden Retriever sebagai peliharaan. Dan salah satunya adalah Golden Retriever Centre yang diketuai oleh Liza Virgianti. Menjadikan kota Yogyakarta sebagai tempat berkumpul, Golden Retriever Centre merupakan komunitas yang bertujuan sebagai wadah gathering pecinta anjing jenis Golden Retriever.

Diungkapkan Liza Virgianti, terbentuknya komunitas ini karena ide dari teman-temannya sesama pemilik Golden Retriever, yang ingin berbagi informasi. “Di Golden Retriever Centre engga ada anggota resmi.Yang ada hanya susunan pengurus dan yang kita sebut anggota adalah orang yang mau terlibat bikin acara dan datang ke acara. Jika ada acara datang, engga ada acara yaa tunggu saja,” jelasnya.

Agar tetap aktif, setiap tahunGolden Retriever Centre memiliki beberapa agenda acara. Seperti seminar, gathering, walkie buddy, beach buddy, hingga movie time. Sedangkan untuk event reguler yang waktunya pengadaannya ditetapkan sesuai kesepakatan bersama, ada beberapa kategori lomba untuk Golden Retriever seperti Sprint and Retrieve dan Jump and Hunt. Kriteria penilaiannya pun berdasarkanketepatan, kecepatan waktu, dan kerjasama tim antara anjing dan pemiliknya. Agar event tersebut dapat diketauhi oleh para anggota dan pecinta Golden Retriever lainnya, Liza Virgianti mengandalkan media komunkasi dan jejaring sosial. “Terakhir lomba Sprint and Retrieve di Juli 2014 kemarin. Dan nanti akan ada lomba lagi bulan Oktober 2014 untuk Jump and Hunt-nya,” ucap Liza Virgianti.

Karena tergolong jenis anjing cerdas, harga Golden Retriever tergolong mahal. Harga yang ditawarkan tergantung pada umur sang anjing dan asal peranakannya. Dan jika dirata-ratakan, Golden Retriever bisa dibanderol dengan harga Rp 3 juta hingga ratusan juta. Bahkan, jika merupakan peranakan impor (Amerika, Australia dan Eropa) harganya bisa lebih. Selain dilihat dari asal peranakannya, kisaran harga Golden Retriever juga dilihat gelar yang sudah diraih sang anjing. Tentu jika sang anjing sudah memiliki gelar champion, harganya juga akan mahal.

Menurut Liza Virgianti, dari sekian banyak peranakan Golden Retriever, Golden Retriever yang paling sering dipelihara di komunitasnya adalah Golden Retriever peranakan Amerika. Hal ini dikarenakan Golden Retriever peranakan Eropa masih sangat jarang di Indonesia. Sedangkan untuk mendapatkan Golden Retriever, setiap anggota Golden Retriever Centre memperolehnya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang dengan cara membeli melalui Pet Shop ataupun berasal dari hibah teman dan kerabat. “Yang paling sering menjadi incaran Golden Retriever peranakan Amerika dan Brazil,” tambahnya.

Selain bisa berkumpul dengan sesama pecinta anjing, dengan memelihara Golden Retriever, pemilik akan memperoleh kenikmatan batin tersendiri. Seperti mengikuti dan mengamati tingkah laku Golden Retriever yang lucu nan aktraktif setiap harinya. Bahkan, seusai pulang beraktivitas dan bertemu dengan Golden Retriever kesayangan, rasa lelah akan langsung hilang.

Meski demikian, namanya hewan pasti memiliki naluri tersendiri, dan terkadang membuat kesal. Misalnya saja jika Golden Retriever-nya nakal dan mulai merusak barang pribadi. Nah, bagi siapapun yang ingin memelihara anjing, rasanya Golden Retriever merupakan pilihan yang tepat. Dan bagi yang ingin bergabung dengan komunitas Golden Retriever Centre langsung saja bergabung dengan group Facebook di Golden Retriever Centre.

Sumber: JITU NEWS

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar

wpDiscuz