PERBAKIN SUMUT: Target Dapat Medali Emas di PON 2016

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak dan berburu seluruh Indonesia (Perbakin) Sumatera Utara menargetkan medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Bandung Jawa Barat.

Ketua Harian Perbakin Sumut Musa Idhishah mengatakan, ia sangat optimis kedua atlet Sumut mampu berbicara dan bersaing dengan atlet daerah lain.

“Target yang kami usung pasti tidak ada yang kurang ya. Saya yakin mereka bisa meraih emas. Tapi didukung dengan latihan yang rutin, dan kerja keras tentunya,” katanya saat ditemui di Lapangan Tembak Perbakin Sumatera Utara, Jalan Beringin Raya Nomor 1, Helvetia Medan.

Ia menjelaskan, kedua atlet tembak Sumut yakni Alvi Navais M Ritonga dan Masmur Sitepu saat ini masih menjalani pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) di lapangan tembak Perbakin Sumut, Jalan Gaperta Medan. Keduanya bermain di nomor air pistol 10 meter.

Mereka di bawah asuhan pelatih TH Dickson Panggabean. Idishah berharap, atlet terus bersemangat latihan demi meningkatkan motivasi bertanding di PON.

“Persiapan tentu terus kami lakukan. Mudah-mudahan semangat mereka terus bertambah hingga PON nanti. Hasilnya juga bisa sesuai dengan yang diharapkan bersama,” tambahnya.

Terpisah, sementara itu, Pembina Perbakin Sumut, Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung sangat berharap kepada dua atlet tersebut dapat meraih emas di PON. Terkhusus kepada atlet junior yang masih berusia 20 tahun, Alfi Navais Muthya Ritonga dinilai memiliki mental cukup baik dalam pertandingan.

“Salah satu atlet junior Sumut yang akan berlaga di PON masih berusia muda. Mudah-mudahan ia terus rutin mengikuti kejuaraan menembak, sehingga 3 tahun yang akan datang, ia bisa menjadi atlet handal bagi sumut. Bahkan, Alvi kita dorong terus supaya menjadi atlet nasional yang bisa berbicara di tingkat olimpiade,” ucap Jendral bintang dua itu.

Foto dan narasi diambil dari sumber.

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *