Lakukan Pertolongan Pertama Dibawah Ini Jika Kucingmu Tenggelam

Musim Hujan, banjir bukan hanya merupakan bahaya bagi manusia akan tetapi juga para binatang peliharaan. Pada dasarnya insting hewan akan bencana alam lebih peka, akan tetapi bukan berarti mereka tidak memerlukan pertolongan. Berikut Tips untuk pada pemilik kucing di saat banjir, menurut Komunitas Peduli Kucing;

  1. Jangan pernah meninggalkan kucing-kucing anda, jika diperlukan evakuasi, minta bantuan keluarga, teman bahkan organisasi-organisasi atau perkumpulan hewan yang bisa membantu anda menyelamatkan kucing-kucing peliharaan anda ke tempat sementara yang lebih aman
  2. Jika memang sudah terlanjur tenggelam atau terjun ke air pastikan anda bisa melakukan hal berikut :
  •  Secara Naluriah kucing bisa berenang, tapi jika aliran air deras / banjir bandang kemungkinan mereka tidak akan bisa survive berenang sampai ke tempat yang lebih tinggi, jika air masuk ke paru-paru, dapat menyebabkan kerusakan organ dan kesulitan bernafas.
  • Berhati-hatilah pada saat mencoba menyelamatkan mereka dari air / tenggelam. Anda harus berhati-hati ketika mengambil hewan peliharaan anda, agar anda tidak juga tertangkap di dalam air. Gunakan tongkat kayu atau papan, alat pancing, sapu, atau apa pun yang anda bisa gunakan untuk mengait kalung (jika kucing anda memakai kalung) dan menarik dekat kucing peliharaan anda.
  • Jika hal di atas tidak bisa dilakukan terjun dan berenang ke dekat kucing anda, berusaha mengangkut dengan keranjang atau ember kosong atau wadah agar bisa kucing dibawa, berusaha tenang dan jangan panik, karena khawatir tambah membuat kucing anda semakin takut dan bisa melukai anda.
  •  Jika sudah kucing keluar dari air, usahakan dia bisa bernafas dengan baik, keringkan dan lap mulut dan hidungnya, jika kucing tertelan air dan lemas, terbalikan posisi kucing (layaknya bayi yang baru dilahirkan) pegang kaki kucing terbalikan, guncang sekitar 10 – 15 detik, pukul pelan bagian punggung, agar air yang masuk ke paru-paru bisa keluar baik dari hidung dan mulut, dengarkan nafasnya apakah teratur atau masih susah bernafas, jika masih belum bisa bernafas, dengarkan detak jantungnya, hubungi dokter hewan anda segera jika memang diperlukan Cat CPR, yang bisa dipandu lewat telepon, jika lokasi tidak memungkinkan untuk membawanya ke klinik terdekat.

Sumber: pedulikucing.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *