Kawasaki Big Bike Solo; Tidak Ugal-ugalan dan Utamakan Safety Riding

KOMUNITAS Kawasaki Big Bike Solo menggelar acara halalbihalal sekaligus perayaan ulang tahun yang pertama di Hotel Sahid Jaya, Kamis (21/7/2016) malam. Acara tersebut dikemas santai sebagai ajang berkumpul dan silaturahmi para anggota.

“Sebelum acara ini digelar, kami melakukan pendataan dulu bagi anggota yang aktif maupun yang pasif. Kami buat acaranya santai dan hangat,” kata Ketua Kawasaki Big Bike Solo Hanggoro Purwanto.

Dalam acara halalbihalal tersebut diundang sekitar 55 anggota yang berdomisili di eks Karesidenan Surakarta.

“Awalnya itu dari hobi. Saya sendiri suka dengan produk Kawasaki, sehingga muncul ide untuk membentuk sebuah komunitas, yang akhirnya diberi nama Kawasaki Big Bike Solo,” terang Hanggoro.

Dalam kurun waktu satu tahun, Hanggoro mengatakan, komunitasnya sudah menggelar sejumlah kegiatan yang bermanfaat, baik bagi anggota maupun bagi masyarakat umum.

“Kami satu-satunya komunitas pecinta motor yang memiliki surat-surat lengkap. Kami juga selalu mengedepankan peraturan lalu lintas. Kami tidak ugal-ugalan dan mengutamakan safety riding,”  terang Hanggoro.

ULANG TAHUN PERTAMA – Ketua Kawasaki Big Bike Solo, Hanggoro Purwanto memberikan sambutan dalam peringatan ulang tahun pertama Kawasaki Big Bike Solo di Hotal Sahid Jaya, Solo, Kamis (21/7) malam.

Tidak hanya sekadar memenuhi hasrat berkendara dan bersosialisasi antaranggota, Hanggoro mengatakan, komunitasnya juga aktif menggelar bakti sosial untuk masyarakat yang kurang beruntung.

“Contohnya, kami menggelar bakti sosial menyalurkan air bersih untuk masyarakat Pracimantoro (Wonogiri) saat daerah tersebut kekurangan air. Kami juga rutin menyalurkan bantuan untuk sejumlah panti asuhan di sekitaran Kota Solo ini,” ungkapnya.

Kawasaki Big Bike Solo ini beranggotakan para pemilik motor Kawasaki 400 cc hingga 1.300 cc. Mereka bermarkas di Jalan Setia Budi No 76 Solo.

Hanggoro mengatakan, ada dua agenda rutin yang selalu digelar oleh komunitasnya, yakni touring dan kopi darat (kopdar). Untuk touring, adatouring jarak pendek, menengah, dan panjang.

Sedangkan kopdar untuk memfasilitasi anggota agar bisa saling akrab dan menjaga silaturahmi.  “Kami sangat menjaga kesolidan dan kekompakan agar komunitas ini eksis untuk hal-hal yang positif,” ujarnya.

Salah satu anggota Kawasaki Big Bike Solo, Roni Pambudi menceritakan,touring yang pernah diikutinya yakni ke Gunung Bromo dan Bali. Kemudian Mei lalu ia juga touring ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Perjalanan dari Solo ke Flores kami menyeberangi empat pulau,” ujarnya.

Anggota lainnya, Lusiana mengaku, sangat senang bisa menjadi bagian dari keluarga besar Kawasaki Big Bike Solo. Perempuan beranak dua itu mengatakan sangat nyaman berkendara dengan motor Kawasaki.

“Saya dari dulu memang suka dan hobi dengan motor Kawasaki. Awalnya dulu motor saya 250 cc, kemudian sekarang 650 cc,” terangnya.

Sumber: Joglo Semar

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *