Yuk, Perluas Wawasan Linguistikmu dengan Mengenal Lebih Jauh Bahasa Esperanto!

Bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab. Teman-teman tentu sudah kenal bahasa-bahasa tersebut. Atau bahkan mungkin adakah di antara teman-teman yang menguasai bahasa tersebut?

Bagaimana dengan bahasa Esperanto? Mungkin banyak yang baru mendengarnya. Seperti apa sih bahasa Esperanto itu? Yuk kita bahas!

Bahasa Esperanto adalah bahasa buatan, Ya, bahasa buatan. Bingung kan? sama XD

Jadi bahasa Esperanto itu bahasa yg dibuat oleh seorang dokter mata Yahudi Polandia bernama Ludwik Lazarus Zamenhof. Latar belakang Zamenhof membuat bahasa ini adalah untuk perdamaian. Kok bisa? Iya dong. Jadi si Zamenhof ini tinggal di kota sing arane Białystok. Di kota terdapat setidaknya 4 etnis, yaitu Yahudi (yang menggunakan bahasa Yiddish), Polandia, Rusia, dan Jerman. Sayangnya ada bahasa yg mendominasi, sementara bahasa lain direndahkan. Orang yg berbahasa direndahkan itu tidak dilayani dgn baik oleh pemerintah yg menggunakan bahasa yg mendominasi. Nah si Zamenhof ini sediiiih bgt ngeliat kondisi ini. Akhirnya beliau berpikir dan berpikir dan tercetuslah ide bahasa Esperanto untuk menyatukan dan mendamaikan etnis2 ini.

Buku tata bahasa Esperanto pertama terbit tahun 1887 dalam bahasa Rusia. Setelah itu buku ini mulai digunakan untuk mempelajari Esperanto di seantero Eropa. Tentu dgn bahasa yg berbeda2. Namun perjuangan Zamenhof ini tidak mulus lho. Ada sebagian kelompok yg menganggap Esperanto ini mengandung unsur-unsur propaganda, komunis, dsb. sehingga banyak penuturnya yg diusir, dikucilkan, disiksa, bahkan dibunuh. Wah kejam sekali!

Beruntung saat ini ketika org2 sudah berpikiran terbuka, bahasa Esperanto menjadi bahasa pergaulan antara para penuturnya. (y)

Kenapa Zamenhof memilih bahasa Esperanto?

Zamenhof menciptakan bahasa ini karena niat awal Zamenhof adalah mempermudah org2 untuk berkomunikasi satu sama lain, sementara bahasa-bahasa yg sudah tenar sebelumnya, seperti Latin dan Yunani dianggap terlalu sulit. Zamenhof juga menolak penggunaan bahasa Prancis, Inggris, Jerman, dll. karena dinilai “menguntungkan satu pihak (yaitu penuturnya) dan merugikan pihak lain”.

Zamenhof pun membuat suatu bahasa yang mudah, teratur, dan sederhana. Setidaknya 3 poin itu yang dinilai bisa membuat bahasa Esperanto akan sukses di kemudian hari.

Lalu bagaimana dengan nasib bahasa Esperanto sekarang?

Kini, bahasa Esperanto menjadi bahasa buatan tersukses di dunia. Bahasa Esperanto adalah satu2nya bahasa buatan yang sampai saat ini tersedia di Google Terjemah. Wikipedia versi bahasa Esperanto juga merupakan Wikipedia bahasa buatan terbesar. Penutur Esperanto kini mencapai 1,5 juta orang, dengan 1000 org di antaranya adalah penutur asli. Event-event Esperanto pun melimpah setiap tahun, dari yg berskala nasional hingga internasional.

Ada yang meragukan bahasa Esperanto nih,

Jadi, bagaimana? tertarik belajar bahasa Esperanto?

Sumber: Kelas Poliglot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *