Komunitas KRESEK; Gerakan Peduli Lingkungan untuk Kudus Bebas Sampah Tahun 2020

Lahirnya komunitas KRESEK (Kreasi Sampah, Ekonomi Kota) dimotori oleh tiga pemuda asli Kudus yang bersekolah di Universitas Diponegoro dan Universitas Pandanaran Semarang, yaitu Faesal Adam, Pipin Fajar Lestari, dan M, Abdurohman. Mereka adalah anak muda yang memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Berawal dari keprihatinan mereka akan permasalahan sampah di Indonesia, ketiga pemuda ini sepakat untuk membuat Bank Sampah di Kota Kudus. Tak hanya fokus pada Bank Sampah, KRESEK juga bergerak dalam bidang yang berhubungan dengan lingkungan. Dan jumlah anggotanya terus bertambah dari beragam profesi.

Komunitas yang muncul terus melakukan sosialiasi di berbagai kesempatan, baik secara formal maupun non formal. Termasuk melakukan sosialiasi pelajar di sejumlah sekolah di Kudus dan sekitar. Mereka mengajak generasi muda untuk peduli lingkungan. Komunitas KRESEK juga ditunjuk sebagai tim yang merancang konsep Zero Waste pada even Festival Payung di Surakarta, September mendatang.

KRESEK dilaunching pada tanggal 27 September 2015 di CFD Kudus, tanggal ini menjadi tanggal lahirnya KRESEK di Kudus. Pada acara itu KRESEK tidak hanya melakukan launching, tapi juga mengadakan bersih-bersih di CFD dan menggundang beberapa komunitas di Kudus, seperti KPAM ( Komunitas Pecinta Alam Muria), Semut Gunung, KPG Korwil Kudus, Kudus Bergerak, dan Berbagi Nasi Kudus.

KRESEK tak hanya bergerak dibidang Bank Sampah saja, namu KRESEK bergerak dalam lingkungan serta KRESEK lebih fokus mengajak anak muda untuk turut bergabung bersama. Hal ini yang menjadikan perbedaan KRESEK dan Bank Sampah lain di Kudus.

Yang menarik dari komunitas KRESEK menargetkan pada tahun 2020 Kudus sudah terbebas dari sampah. Sebagaimana yang disampaikan oleh Faesal Adam, selaku Founder Kresek. Taglinenya yaitu Gerakan Peduli Lingkungan untuk Kudus Bebas Sampah Tahun 2020.

“Target kami wilayah Kudus terbebas dari sampah pada tahun 2020. Semoga impian ini bisa terwujud dan tentunya ini butuh partisipasi semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah,” kata dia.

Jika ingin melihat aksi kawan-kawan KRESEK, silahkan datang di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus saat Car Freeday (CFD) setiap Minggu ke-1 dan ke-3 setiap bulannya. Atau bagi yang ingin bergabung di komunitas ini daftar mendaftar langsung lewat website resmi www.kresek.org. Selamat berjuang dan melestarikan lingkungan kawan.

Sumber: kawanmuda

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *