PMR MAN Lab UIN Meriahkan Peringatan Hari Relawan Internasional di Titik Nol KM Yogyakarta

Bantul (MAN Lab UIN) – Peringatan Hari Relawan se-dunia yang jatuh pada Senin, (5/12) 2016 dilakukan ribuan relawan dari berbagai elemen di titik nol kilometer Yogyakarta, pada Minggu (4/12) kemarin pagi.

Terpilihnya Kota Yogyakarta menjadi kota yang pertama menggelar puncak peringatan tersebut dengan berbagai historis dan nilai kegotongroyongan yang melatarbelakanginya. Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya yang dilansir oleh Okezone News mendeklarasikan Yogyakarta sebagai Kota Relawan pada peringatan pertama International Volunteer Day di kawasan titik nol kilometer. Hadir dalam deklarasi ini yakni Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubawono X serta GKR Mangkubumi.

Khofifah mengungkapkan, penetapan Yogya sebagai Kota Relawan pertama di Indonesia karena berkaca pada peristiwa gempa bumi 2006 dan erupsi Gunung Merapi 2010. Ketika itu proses rehabilitasi, rekonstruksi dan terapi psikososial pasca-bencana yang dilakukan tercepat di dunia.

“Acara International Volunteer Day menjadi pengingat dan perekat Indonesia sebagai sebuah bangsa maupun sebagai negara yang menjadi bagian dari bangsa-bangsa di dunia,” ungkap Khofifah.

Palang Merah Remaja (PMR) MAN Lab UIN Unit 43 tidak menyia-nyiakan kesempatan emas menjadi bagian dari kegiatan Peringatan Hari Relawan Internasional (PHRI) dengan mengirim delegasi 4 siswa dan pembina PMR Andri Effriadi, S.Sos.I. Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB diawali dengan jalan sehat, pameran, donor darah dan dilanjutkan peresmian patung relawan di Kawasana Museum Merapi.

Selanjutnya selaku pembina PMR dan juga guru Bimbingan Konseling (BK) MAN Lab UIN, Andri merasa bersyukur dan bangga telah menjadi bagian dari kegiatan ini. “Kegiatan yang ditandai pelepasan burung merpati oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Sri Sultan Hamengkubawono X, GKR Mangkubumi dan disusul Ketua PMI DIY GBPH. H. Prabu Kusumo, Pengurus PMI Pusat H. M. Musa, SH, serta seluruh organisasi relawan DIY menambah meriah acara PHRI, ungkap Andri ketika ditemui tim Humas MAN Lab UIN Senin, (5/12) di ruang BK MAN Lab UIN.

Harapan Andri semoga dengan dipilihnya Kota Yogyakarta sebagai Kota Relawan pertama di Indonesia menjadikan Kota Yogyakarta semakin kental kegiatan gotong royong dan saling tolong menolong antarsesama. “Dan yang pasti anggota PMR MAN Lab UIN akan selalu menjadi bagian dari kegiatan PMI Kota Yogyakarta dalam melakukan aksi sosialnya,” harap Andri.

Sumber: KEMENAG

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *