Tekan Angka Kecelakaan, Komunitas SICB Tandai Jalan Berlubang di Banjarnegara

Jalan nasional penghubung antar provinsi di wilayah Kabupaten Banjarnegara dalam kondisi rusak parah. Di sejumlah titik, dipenuhi dengan lubang dengan kedalaman sekitar 20 centimeter bahkan ada yang lebih. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, kondisi ini tentu membahayakan.

Hal ini membuat komunitas SICB tergerak untuk menandai jalan yang berlubang dengan cat semprot berwarna putih. Sehingga pengguna jalan bisa menghindari lubang dan mencegah terjadinya kecelakaan. “Selain sebagai penanda agar pengguna jalan bisa terhindar dari menginjak lubang, aksi pengecatan jalan ini merupakan bentuk aksi protes karena banyaknya jalan yang berlubang di Banjarnegara,” kata Koordinator SICB, Dwiana Jati Setiaji.

Menurut dia, jalan yang berlubang ini banyak ditemui di wilayah Sigaluh, Kota dan Kecamatan Bawang. Dia berharap dengan adanya tanda di titik yang berlubang, bisa menakan angka kecelakaan. Sedangkan biaya untuk pengadaan cat, dihimpun dari anggota komunitas SICB dan bantuan dari masyarakat. “Kedepan kami berencana tidak hanya menandai jalan yang berlubang dengan cat. Namun akan melakukan aksi yang lebih nyata dengan menambal jalan yang berlubang dengan aspal,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya masih terus menggalang dana dari anggota komunitas. Rencana penambalan ini dilakukan untuk membantu pemerintah merawat jalan yang berlubang. Sementara Pj Bupati Banjarnegara, Prijo Anggoro Budi Raharjo mengatakan pihaknya tidak membiarkan kondisi ini. Namun karena merupakan jalan nasional, pihaknya berkoordinasi dengan Bina Marga agar jalan nasional yang ada di Banjarnegara segera diperbaiki. Dijelaskan, upaya ini nampaknya akan segera terwujud dalam waktu dekat. Sebab pada tahun 2017, akan dialokasikan anggaran Rp 58 miliar rupiah untuk melebarkan sekaligus memperbaiki jalan national di wilayah Banjarnegara.

Sumber: Radar Banyumas

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *