Muda Mengajar; Fokus Berikan Pengajaran Bahasa Inggris Gratis

KOMUNITAS yang terbentuk 28 Februari 2015 ini memfokuskan aktivitas pada pengajaran bahasa Inggris. Gratis. Diberikan kepada anak-anak dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan belajar yang sama seperti peserta didik yang lain. Dengan demikian, mereka dapat membekali diri dengan bahasa Inggris sedini mungkin.
Sampai saat ini, Muda Mengajar telah memiliki peserta didik 70 anak dengan 15 relawan. Mereka mengajar di kelas reguler setiap Minggu pukul 09.00 Wita. Tempatnya di Rumah Baca Pustaka Ilmu di Kampung Buton, Balikpapan Selatan. Di samping kegiatan reguler, setiap tiga bulan sekali komunitas ini menggelar rewarding event bagi peserta didik yang aktif dan rajin mengikuti kegiatan. Diharapkan ke depan, kegiatan tersebut dapat memacu peserta didik untuk mencetak prestasi yang lebih baik. Selain rewarding event, setiap enam bulan sekali Muda Mengajar juga mengadakan outbound yang bertujuan sebagai sarana rekreasi dan memberikan kesempatan untuk belajar di luar kelas.
Siti Aisyah Sutoro sebagai salah satu relawan dan pendiri komunitas tentu senang. Sebab, peserta didik tak sekadar aktif belajar. Mereka juga antusias mengikuti kegiatan. Seperti diungkap Musmina, salah satu peserta saat kami menggelar outbound bertema Fun English in Nature di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH), Km 23, Balikpapan, Minggu (6/9). “Kami sangat senang ada kakak-kakak yang setiap minggu selalu datang dan mengajarkan bahasa Inggris, karena di sekolah sudah tidak ada pelajaran bahasa Inggris. Belajarnya sangat seru banyak games dan video bahasa Inggris yang diberikan. Kakak-kakaknya juga sangat ramah dan baik hati,“ kata Musminah saat itu. Pengakuan polos yang buat saya semringah.
Kegiatan ini digelar sekaligus untuk memperingati International Dot Day, yang mana Muda Mengajar bekerja sama dengan Fable Vision dari Boston, Massachusetts yang juga berfokus pada dunia pendidikan. “Saya juga berterima kasih atas dukungan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Balikpapan dan beberapa donatur serta volunter yang telah berkenan mendukung baik dalam bentuk materi, barang, maupun tenaga.” Ujarnya.
Pada kegiatan belajar saat outbound, mereka mendesainnya dengan gabungan beberapa lomba yang sifatnya teamwork, kreatif juga atraktif. Mereka sangat berharap dengan kegiatan ini adik-adik mendapatkan udara segar setelah kurang lebih enam bulan belajar bahasa Inggris di tempat yang sama, yakni di Rumah Baca. Juga agar mereka termotivasi untuk berani bermimpi besar dan semangat dalam menuntut ilmu. Mereka juga berusaha menciptakan suasana nyaman dan kekeluargaan dalam aktivitas belajar-mengajar.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi anak-anak tetapi juga bagi relawan yang mendukung kesuksesan kegiatan ini. Seperti yang dituturkan M Rachmadhana salah satu relawan yang juga bekerja sebagai wiraswasta. Dia merasakan pengalaman yang sangat menyenangkan bisa belajar dan bermain bersama adik-adik. Tak hanya belajar bahasa Inggris tapi juga mengajarkan untuk bekerja sama dan berani bermimpi besar.
Mereka berharap kehadiran Muda Mengajar dapat memfasilitasi anak muda Indonesia, khususnya di Kaltim, yang memiliki minat untuk turut berkontribusi mencerdaskan anak-anak Indonesia dari semua kalangan. Apalagi lihat semangat belajar yang luar biasa dari anak-anak kurang mampu ini di setiap minggu pertemuan.
Sumber: PROKAL
Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *