SLIM; Satukan Para Pengendara Sepeda Lipat di Makassar

Sepeda adalah salah satu jenis alat transportasi yang banyak digemari. Selain karena hemat bahan bakar, menggunakan sepeda juga bisa sekaligus berolahraga. Menyehatkan badan. Di beberapa negara, sepeda malah menjadi kendaraan utama masyarakatnya.

Berbagai jenis sepeda pun beredar dan bisa menjadi pilihan. Salah satu yang cukup diminati saat ini adalah jenis sepeda lipat. Dengan bentuk yang bisa dilipat, jenis sepeda ini banyak digunakan oleh para pekerja yang memilih bersepeda ke kantor. Karena, begitu tiba di tempat tujuan tidak sulit untuk menyimpannya.

Di Makassar sendiri, sudah cukup banyak orang yang menggunakan sepeda jenis ini. Bahkan, saat ini sudah terbentuk Komunitas Sepeda Lipat Makassar yang disingkat SLIM.

“Kita baru bentuk komunitas ini. Baru sekira 2 mingguan. Awalnya kita ketemu di sebuah event bersepeda dan akhirnya memutuskan membentuk SLIM ini,” jelas salah satu pendiri SLIM, Yuli Priono.

Yuli yang juga GM Hotel Santika Makassar ini mengatakan, saat ini anggota SLIM sudah mencapai puluhan orang. “Mereka berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang dari kalangan perhotelan, perbankan, farmasi, perusahaan telekomunikasi dan pemerintahan,” jelasnya.

Menurut Yuli, dibentuknya SLIM, selain sebagai sarana untuk menyatukan para pengendara sepeda lipat di Makassar juga sebagai sarana untuk menjaga kesehatan bersama.

“Lewat komunitas ini, kami mau sosialisasikan ke masyarakat betapa baiknya bersepeda. Selain menyenangkan, bersepeda juga bisa membuat kita lebih sehat,” ujarnya.

Olehnya, Yuli mengajak, kepada semua pihak untuk membiasakan bersepada. “Mari gabung bersama kami, menjalankan hobi bersama, mari sehat dan bersaudara bersama,” pungkasnya.

Sumber; Rakyatku Hiburan

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *