FKUB Jakarta Barat Bersama FKPK Gelar Lomba Masak Nasi Goreng ‘Kartini 2017’

Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2017, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kota Adm Jakarta Barat bekerjasama Forum Koordinasi Pimpinan Kota (FKPK) mengadakan lomba memasak nasi goreng ‘Kartini 2017’, bertempat di halaman Kantor Walikota Adm Jakarta Barat, Jl. Raya Kembangan No.2, Jakarta, Jum’at (21/04/17).

Lomba masak nasi goreng itu sejatinya adalah merajut kerukunan bersama masyarakat dengan tema: ”Makin Adil dan Makin Beradab Kepada Orang yang Kurang Beruntung, Menderita, Tersisih, Cacat, Berkekurangan,” jelas Ketua Panitia Bambang Pitoyo.

“Kegiatan ini merupakan kerjasama FKUB JB, Majelis Agama, dan Komunitas keagamaan termasuk alumni SABDA dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kota (FKPK) Jakarta Barat – Walikota, Kecamatan, Kelurahan, Kementerian Agama, Polres, Polsek, Kodim, Koramil, dan Kejaksaan Negeri,” jelas Bambang.

Rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Kartini yang dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia raya, dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama dari 6 unsur agama dan Festival memasak nasi goreng ‘Kartini 2017’ yang diikuti 433 tim dengan masing-masing tim terdiri 3 (tiga) orang, atau 1.299 orang peserta serta pentas seni Wushu dari Komunitas Khonghucu, lanjut Bambang.

Ketua FKUB Jakarta Barat Drs. KH. Tatang R. Firdaus, dalam sambutan pembukaannya mengatakan, tiap tim akan memasak satu piring untuk juri, dan 3 (tiga) boks nasi goreng untuk diserahkan kepada panitia, yang nanti oleh panitia akan diserahkan ke panti, orang yang berkekurangan disabilitas dengan jumlah 1.299 boks.

“Kegiatan ini pada hakekatnya adalah pelaksanaan Pancasila sila kedua, yaitu, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Ada sekitar 1.299 boks nasi goreng hasil karya para peserta lomba yang akan dibagikan untuk mereka yang berada di panti-panti, atau mereka yang disabilitas, meski hanya sebungkus nasi goreng, inilah bentuk kemanusiaan yang bisa dipraktekkan oleh semua lapisan masyarakat pada umumnya dilingkungan masing-masing,” jelas KH. Tatang.

Sementara itu, Walikota Jakarta Barat HM. Anas Efendi mengucapkan terima kasih kepada panitia dan dewan juri serta masyarakat yang ikut bersama-sama memperhatikan kerukunan antar beragama terhadap sesama dalam rangka menjaga kerukunan beragama di wilayah Jakarta Barat.

Walikota juga menjadi peserta masak Nasi Goreng dengan nomor 51 diberi nama Nasi Goreng Kambing Pete (Nasgor Kate) ala Betawi, yang akhirnya menjadi juara pertama. Juara kedua dan ketiga diborong olek Polsektro Taman Sari.

“Ini nasi goreng Kambing Pete, kalau disingkat jadi Nasi Goreng ‘KATE’ Betawi, kalau ada yang mau resepnya boleh nanti saya kasih,” candanya.

Sumber: Channel Indonesia

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

1 Comment

  1. Kegiatan yang positif sekali, semoga tujuannya bisa tercapai agar masyarakat Indonesia bisa rukun satu sama lain. Acaranya juga santai, bukan yang serius atau kaku. Jadi ingin mencicipi masakannya pasti nasi gorengnya juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *