Perempuan Tangguh Sebangsa; Sebuah Kampanye Sosial dari Sebangsa untuk Perempuan Indonesia

Bertempat di Freeware Lab Kemang, Sabtu lalu (29/4) Sebangsa dan Komunita.ID menggandeng komunitas-komunitas perempuan untuk menyukseskan kampanye sosial Perempuan Tangguh Sebangsa #PerempuanBangga. Sebangsa, Komunita.ID, dan beberapa komunitas perempuan ini berkolaborasi untuk membentuk rangkaian acara yang bertemakan Lawan Kekerasan dan Pelecehan Terhadap Perempuan.

Komunitas-komunitas perempuan yang ikut bekerjasama antara lain; Crafter Depok, Crafter BSD, Hollaback! Jakarta, Lentera Sintas Indonesia, Jakarta Feminist Discussion Group, perEMPUan, Yayasan Pulih, dan #SaveJanda. Komunitas-komunitas ini merupakan komunitas yang berkomitmen untuk menjalin kerjasama dalam menyusun rangkaian acara ini.

Acara ini telah direncanakan sedari akhir tahun 2016, namun proses mematangkan acara ini membutuhkan waktu yang cukup panjang juga. Tentu saja, hasil cara ini riuh dan ramai dengan para peserta yang telah registrasi.

Pertama-tama, kampanye sosial ini dibuka dengan workshop kerajinan tangan untuk membuat gelang dan kalung. Workshop ini bertujuan untuk melatih keterampilan perempuan untuk mencari keuntungan sendiri. Beberapa peserta workshop juga merupakan penyintas dari kekerasan dalam pacaran dan kekerasan dalam rumah tangga.

Setelah workshop, ada sesi nonton bareng (nobar) film hUSh garapan Djenar Maesa Ayu. Yang bikin menarik, Djenar juga hadir, lho! Film ini digarap dengan apik dan secara umum merepresentasikan perjuangan perempuan di negeri ini dalam menghadapi berbagai macam kekerasan dan pelecehan; dan bagaimana masyarakat memandang perempuan secara umum. Penasaran, kan? Semoga kalian juga berkesempatan untuk menonton film ini di lain kesempatan, ya!

Menutup rangkaian acara, ada talkshow yang menampilkan komunitas-komunitas yang aktif menyuarakan hak-hak perempuan dalam menghadapi pelecehan dan kekerasan. Talkshow ini pun ramai dihadiri oleh peserta, dan juga terdapat diskusi interaktif terkait dengan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap perempuan.

Mengapa sih acara ini penting? Disadari atau tidak, negara yang kita tempati ini masih belum juga mampu menjadi tempat yang aman untuk berlindung bagi para perempuan. Seabad lebih dari meninggalnya Ibu Kartini, perempuan Indonesia masih belum diberikan tempat yang layak di berbagai bidang. Lagi, menurut CATAHU 2016 dari Komnas Perempuan, terdapat 259.150 kasus kekerasan terhadap perempuan . Gerakan sosial untuk membuat kepedulian terhadap perempuan bernama Menghitung Pembunuhan Perempuan menyimpulkan bahwa terdapat 193 perempuan yang tewas dibunuh di tahun 2016 di seluruh Indonesia. Ironisnya, 50% dari kasus tersebut dilakukan oleh pasangan atau mantan pasangan korban. Bahkan bersama pasangan sendiri, perempuan masih harus was-was.

Kampanye Perempuan Tangguh Sebangsa #PerempuanBangga¬† diusung untuk membuat perempuan-perempuan bangga terlahir menjadi perempuan, berjuang sebagai perempuan, dan menjadi perempuan yang kuat dan tangguh dalam menghadapi “perang” harian berupa kekerasan dan pelecehan seksual.

Bila kalian ketinggalan mengikuti rangkaian acara Perempuan Tangguh Sebangsa #PerempuanBangga akhir pekan lalu, jangan khawatir. Acara ini bersambung, kok! Nantikan keseruan perempuan-perempuan tangguh lainnya bersama Sebangsa dan Komunita.ID ya!

 

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *