Komunitas Benik; Merombak Sarung Jadi Style Fashion Masa Kini

Keberadaan sarung di Indonesia udah semacam jadi culture fashion tersendiri. Terbuat dari selembar kain yang memiliki bahan dasar seperti katun, poliester atau sutera kemudian dijahit pada kedua ujungnya hingga berbentuk seperti pipa atau tabung, sarung umumnya punya motif garis – garis yang saling melintang atau kotak – kotak. Di tengah – tengah masyarakat Indonesia, kita bisa dengan mudah menjumpai penggunaan sarung di berbagai situasi. Dari sekedar untuk bersantai di rumah, beribadah, upacara adat hingga acara khusus seperti upernikahan.

Nah, masih membahas tentang sarung nih! Ternyata sarung juga bisa dimodifikasi menjadi style fashion yang keren dan kekinian banget. Ide kreatif ini muncul dari teman – teman komunitas fashion designer muda Semarang yang tergabung dalam Komunitas Benik. Terbentuk pada akhir 2016, nama Benik yang dalam Bahasa Indonesia berarti kancing dipilih supaya komunitas ini bisa menjadi suatu wadah yang mampu mempersatukan para fashion enthusiast untuk berbagi pengalaman yang tentunya relate dengan industri fashion. Selain menjadi wadah untuk berkumpul, Komunitas Benik juga sering menginisiasi berbagai kegiatan seperti bazaar, fashion show, talkshow hingga workshop.

Okaaaay! Balik lagi ke sarung yaa! Jadi, Komunitas Benik ini berhasil merombak sarung menjadi busana ready to wear ala – ala Jepang. Koleksi ini diberi judul SAKA SARONG yang diambil dari Bahasa Jawa yang berarti “yang berasal dari (bahan) sarung”. SAKA SARONG merupakan hasil kerja kolaborasi dari Niki Hutomo, Agied Derta, Novita DP, Novita Gunawan, Lita Kumala, Winda Affandi, Maria Ulfa, Rita Sari, dan Ayu Isni. Sembilan fashion designer muda ini menghasilkan 9 looks yang unik dan membuat sarung jadi punya tampilan yang sangat berbeda dari biasanya. Koleksi SAKA SARONG ini diperkenalkan ke masyarakat melalui fashion show yang diselenggarakan saat Festival Kota Lama yang berlangsung pada 23 – 24 September 2017 lalu di Kawasan Kota Lama, Semarang.

 

SUMBER: QUBICLE

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *