Malang Indonesia English Club; Yuk Belajar Bahasa Inggris Gratis Di Sini!

Bahasa Inggris, seakan sudah menjadi bahasa resmi dari pengembangan ilmu pengatahuan dan teknologi. Bagi siapapun yang ingin survive di era sekarang, mutlak harus mampu menguasainya. Keterampilan berbahasa memang harus selalu diasah. Jika tidak, ia akan menghilang dengan begitu mudahnya. Apalagi bahasa inggris bukanlah bahasa resmi yang kita gunakan sehari-hari di masyarakat.

Ada banyak tempat kursus bahasa inggris yang berdiri. Di setiap kota saja ada puluhan tempat kursus. Yang menjadi kendala jika mendatangi tempat tersebut adalah biaya. Jika tekad dan niat sudah bulat, biaya sudah tak jadi masalah. Akan tetapi, akan menjadi masalah ketika banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan lain sehingga kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan kursus.

Saat ini sudah banyak berkembang aplikasi dan situs belajar bahasa inggris online. Masih merasa tak mampu dan tak sempat? Masih ada alternatif lain, komunitas salah satunya. Di kota Malang sendiri, ada komunitas bahasa inggris yang menamakan dirinya sebagai MainEC, Malang Indonesia English Club.

Komunitas ini didirikan atas dasar kesadaran akan pentingnya berbahasa inggris bagi masyarakat guna mempersiapkan diri menghadapi dunia internasional. Berdiri sejak tahun 2000an, kini anggota MainEC sudah sekitar 80 orang. Sifat keanggotaannya adalah inklusif. Mereka berasal dari background, negara, umur, dan profesi yang berbeda-beda.

Klub bahasa inggris non-profit ini tentu memiliki visi misi. Visi dan misinya yakni MainEC menjadi wadah, sarana, role model kegiatan pembelajaran dan pengembangan kemampuan berbahasa inggris berbasis komunitas yang murah, mudah, dan menyenangkan dalam basis-basis masyarakat yang mandiri.

Conversation adalah skill yang menjadi fokus pengembangan dari MainEC. Namun, tak dipungkiri jika MainEC juga mengembangkan skill berbahasa inggris lainnya, vocabulary, writing, reading, listening, dan grammar.

Komunitas berakun instagram @mainec.mlg ini rutin mengadakan english meeting dua kali setiap minggunya. Ada dua nama kegiatan pokok yang dilakukan, Freeday dan SunGath. Untuk Freeday, diadakan setiap Jumat pukul 18.30-21.00 WIB di Travel Café Indonesia, Jl. Terusan Surabaya No. 20, Malang. Sedangkan SunGath (Sunday Gathering), dilaksanakan setiap hari Minggu pukul 13.00-16.00 WIB di gazebo Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kedua kegiatan pokok tersebut memiliki tema yang berbeda-beda setiap pertemuannya, misal Cities and Urban Life, Visual Communication.

Tak jarang, kegiatan komunitas berakun youtube dan facebook Main English Club ini dilakukan dengan aksi turun lapang seperti MainEC’s Day Out yang terakhir dilaksanakan pada 9 Oktober 2016 lalu. Di kebun apel milik salah satu anggota MainEC sendiri yakni di kota Batu. Para anggotanya berinteraksi langsung dengan native dari Skotlandia dan Amerika. Kegiatan lainnya yaitu Takjil on The Road, MainEC goes to Car Free Day Ijen, MainEC goes to Mt. Butak (2868 Mdpl), English Camp dan masih banyak lagi.

Tak hanya berfokus bahasa saja, MainEC juga memiliki MMA(MainEC Martial Arts) yang fokus kepada olahraga bela diri. MMA ini dilaksanakan setiap Sabtu pukul 06.00 WIB dan Minggu pukul 10.00 di hutan kota Malabar.

Selain pengembangan diri, MainEC juga turut memberikan sumbangsihnya pada masyarakat. Yaitu dengan program English Garden. Program yang dibentuk di perumahan Gardenia, Pakis, Malang ini bekerja sama dengan para pegiat karang taruna setempat. Kegiatannya berfokus pada metode pembelajaran bahasa Inggris alternatif yang ceria dan menyenangkan. English Garden ini diadakan dua kali setiap bulan, tepatnya pada hari Sabtu pukul 18.30-21.00 WIB. Program ini lebih ditujukan untuk teman-teman usia SMA ke bawah.

Nah, tunggu apa lagi. Sempat dan rutinkan diri anda untuk kegiatan yang mengasah kemampuan meskipun hanya beberapa menit saja.

Sumber: NGALAM

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *