Aksi Solidaritas Peduli Rohingya Ala Klub Bola Chelsea dan Pecinta Reptil Pare-Pare

Aksi solidaritas yang dilakukan oleh komunitas club bola chelsea bersama komunitas pecinta reptil parepare (prepar) di pelataran monumen Cinta sejati Habibi Ainun bertujuan untuk memberikan bantuan kepada warga Rohingya.

Aksi solidaritas ini di planningkan awal oleh komunitas clun bola chelsea parepare dan mengajak komunitas prepar untuk membantu mencarikan materi/dana kepada rakyat Rohingya yang tersingkir dari wilyahnya sendiri.

Ketua Club bola chelsea Ahmad Bani Irbayanto menjelaskan tujuan aksi solidaritas untuk menolong sesama manusia

“Walaupun kami adalah pecinta bola tpi bola tdak akan bisa dimainkan jika tidak ada manusia, maka kita harus saling tolong menolong agar umat manusia bisa memainkan bola dalam artian kita tidak bisa membiarkan manusia-manusia dari Rohingya dibantai dan di singkirkan di negerinya sendiri lalu kelaparan hingga mati” ujarnya

“Aksi ini berlangsung 2 hari yaitu hari sabtu hingga minggu (kemari) bertujuan semata-mata hanya untuk memperlihatkan rasa kepedulian kita kepada masyarakat Rohingya yang mengalami kesusahan sebagai sesama manusia”, lanjutnyanya

Ketua komunitas prepar juga turun langsung untuk memperlancar jalannya pengumpulan dana bantuan untuk warga Rohingya.

Wawan menyatakan dana yang terkumpul dari hari sabtu hingga hari minggu kemarin akan dikirim via transfer ke pihak yang bersangkutan.

“alhamdulillah, dana terkumpul pada hari sabtu hingga hari minggu sebanyak Rp. 1.015.000, hasil dari aksi ini akan kami kirim ke teman yang ditugaskan untuk mengumpulkan bantuan ke warga Rohingya”, tambah Wawan.

Wawan berharap kedepannya aksi solidaritasnya menjadi contoh untuk komunitas atau kelompok yang lain.

“Aksi solidaritas ini kami harap tidak berhenti sampai hari ini saja (minggu kemarin), semoga ad kelompok dan perkumpulan lain yang bisa menjadi estafet karena untuk membantu orang kesulitan tidak hanya duduk berdoa saja, tapi harus turun tangan dengan cara meminta sumbangan materi ataupun non-materi kepada masyarakat parepare”, tutup wawan.

Sumber: KABAR DAERAH SULSEL

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *