Komunitas Tokusatsu; Anggotanya dari Indonesia Hingga Mancanegara

Tokusatsu adalah istilah untuk film live action Jepang yang mengggunakan special effect, dan merupakan salah satu budaya pop Jepang yang cukup banyak digemari masyarakat Indonesia, tak terbatas dari serial TV maupun film-nya, namun juga mainan, merchandise hingga cosplay-nya. Ada sebuah komunitas besar yang mewadahi para fans tokusatsu di Indonesia, yaitu Komunitas Tokusatsu, atau yang dikenal juga dengan singkatan nama KomuToku.

Komunitas Tokusatsu menjadi tempat berkumpulnya para pecinta tokusatsu, baik itu penggemar serial TV, film, toys, merchandise, musik, hingga cosplay atau apapun yang berhubungan dengan tokusatsu. Nama KomuToku sendiri awalnya dicetuskan oleh 7 orang fans tokusatsu, dan seiring dengan berjalannya waktu kini kepengurusannya ditangani oleh 3 orang fans, antara lain Marzuki Nuril sebagai ketua, Erlan Arisandi P sebagai wakil ketua, dan Ferdi Firdaus Ahmad yang menangani humas.

Sejak didirikan pada tanggal 8 Mei 2007, KomuToku kini telah memiliki anggota sebanyak 7.689 orang yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, Makassar, Medan, dll. Tak hanya dalam negeri saja, anggota KomuToku juga banyak yang berasal dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Hong Kong, hingga Jepang. Siapa saja bisa bergabung menjadi anggota komunitas ini, dengan syarat suka tokusatsu, atau setidaknya punya ketertarikan akan tokusatsu dan ingin mempelajarinya lebih lanjut.

KomuToku saat tampil di Ennichisai 2017 sekaligus merayakan 10 tahun terbentuknya komunitas mereka
Sehari-harinya KomuToku aktif di media sosial Facebook untuk berdiskusi bersama para anggota, dan kadang melakukan pertemuan langsung sesama anggotanya di berbagai acara bertema budaya Jepang maupun pop culture lainnya. Pada kesempatan itu, komunitas ini akan berdiskusi mengenai serial tokusatsu yang sedang tayang, berbagi info mengenai toys dan merchandise tokusatsu yang sedang dijual di pasaran, dll.

Setiap tahunnya komunitas ini juga menggelar acara rutin Buka Puasa Bersama yang dinamakan “Bubar-nya Komutoku”. Menurut Ferdi, salah satu pengurus KomuToku, saat ini KomuToku sedang melakukan pembenahan agar komunitasnya dapat mengadakan gathering setiap 2 bulan sekali.

KomuToku yang sejak bulan Mei lalu memasuki usia ke-10 tahun sudah memiliki banyak prestasi yang diraih. Diantaranya adalah memenangkan beberapa perlombaan cosplay bertaraf nasional maupun Asia, serta berhasil membuat 2 buah web series karya asli mereka berjudul “Wild Warden Lennaiger” yang diunggah di YouTube melalui channel DRP Komutoku.

Komunitas ini juga memiliki sebuah team performer yang sering menjadi bintang tamu dalam acara pop culture di tanah air. Team tersebut menampilkan pertunjukan live action cosplay yang mengetengahkan karakter-karakter dalam serial tokusatsu. Penampilan mereka tak kalah keren dengan para pemeran karakter tokusatsu sesungguhnya yang dilihat di serial TV aslinya.

Dengan sejumlah prestasi yang sudah diraih, KomuToku berharap di masa mendatang dapat melanjutkan pembuatan web series atau bahkan masuk dalam pertelevisian nasional dan internasional. Selain itu, mereka juga memiliki impian membuat sebuah big band yang dapat membawakan lagu tokusatsu.

Sumber: ASIAN BEAT

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *