Sumpah Pemuda Masa Kini; Sobat Budaya Ajak Presiden Datathon 1K Budaya Tradisi Nusantara

Sebagai bangsa yang besar dan kaya, Indonesia memiliki diversitas budaya yang tidak perlu diragukan lagi. Nusantara membentang dari Sabang hingga Merauke dengan 17.000 kepulauan serta 1.200 suku bangsa yang menyimpan kekayaan budaya tak terkira jumlahnya. Warisan budaya yang sarat makna dan filosofi merupakan aset berharga yang menyimpan nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa.

Kebhinekaan ini tak menjadi hambatan bagi bangsa Indonesia untuk terus berkembang dan mencapai tujuan bersama. Sumpah Pemuda yang dicetuskan di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 1928 telah melahirkan sebuah ikrar persatuan di antara kebhinekaan suku dan budaya menjadi tanah air dan bangsa yang utuh dan merdeka.

Peristiwa tersebut bukanlah satu-satunya pemicu berlangsungnya kehidupan bangsa Indonesia yang senantiasa bergotong-royong dan rukun dalam mengisi kemerdekaan. #KodeNusantara telah mengungkap beberapa rahasia sains yang terdapat dalam jejak-jejak budaya tradisi nusantara melalui riset dan telaah sains. Bahwa kekerabatan budaya di Indonesia telah ter-ekspresi-kan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang perlu kita sadari dalam menyikapi berbagai isu perpecahan maupun ancaman klaim terhadap budaya budaya nusantara.

Pemuda berperan penting dan bertanggung jawab dalam pelestarian keberagaman warisan budaya tradisi. Berbahagialah kita, budaya pun tak lagi menjadi hal kuno dan membosankan. Kita dapat melestarikan kebudayaan melalui memperbincangkan ilmu pengetahuan yang terkandung dalam budaya-budaya dan terwujud dalam terbitnya buku “#KodeNusantara” dan “Omongan Budayo”.

Pada momen peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, Sobat Budaya mengajak anak-anak muda untuk bersama-sama melakukan  digitalisasi budaya tradisi nusantara, sebagai bentuk dukungan atas pelestarian budaya yang dikemas dengan adaptasi kondisi masa kini. Kegiatan ini akan dilakukan dengan maraton pendataan budaya tradisi nusantara ke Perpustakaan Digital Budaya Indonesia di laman budaya-indonesia.org.

Pada momen Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017, Sobat Budaya berupaya mengumpulkan 1.000 data budaya tradisi sebagai aksi nyata anak-anak muda nusantara untuk menjaga dan melestarikan pengetahuan yang tersimpan di dalam budaya secara gotong royong. Maraton data budaya ini dilakukan bersama-sama dengan pengurus dan relawan Sobat Budaya di berbagai daerah dan juga para peserta datathon. Kegiatan datathon akan disertai dengan Ikrar “Pemuda Berbudaya” sebagai janji para muda-mudi nusantara untuk turut serta menjaga budaya tradisi nusantara.

“Sumpah Pemuda Masa Kini: #AjakPresiden Datathon 1K Budaya Tradisi Nusantara” bertujuan untuk mengkampanyekan dan mengedukasi upaya pendataan dan pentingnya penggalian pengetahuan budaya tradisi nusantara sebagai aset bangsa.

Kegiatan Omongan Budayo vol. 14 dengan tema “Sumpah Pemuda Masa Kini: #AjakPresiden Datathon 1K Budaya Tradisi Nusantara” akan diselenggarakan pada:

Hari, tanggal :  Sabtu, 28 Oktober 2017

Jam               :  14.00 – 19.00 WIB

Tempat         :  Auditorium JNE Lt.7

                        Jl Tomang Raya No. 11 Jakarta Barat

                        (Peta Lokasi: http://bit.ly/ JNETomang)

Ikrar “Pemuda Berbudaya”

1.      Kami putra dan putri Indonesia masa kini berjanji tak akan lalai menjaga warisan budaya tradisi nusantara;

2.      Kami putra dan putri Indonesia masa kini akan berperan aktif dalam pendataan budaya tradisi nusantara;

3.      Kami putra dan putri Indonesia masa kini akan menggali dan mewartakan ilmu pengetahuan yang terkandung dalam budaya tradisi nusantara.

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *