Komunitas SP2KM UGM Gelar Kelas Harmoni Bertajuk ‘One Day With Difable’

Dalam rangka mengenalkan masyarakat, khususnya mahasiswa, dengan difabel, komunitas Sahabat Percepatan Peningkatan Kepemimpinan Mahasiswa (SP2KM) UGM menggelar kegiatan Kelas Harmoni bertajuk One Day With Difable pada 4 November 2017 lalu.

Kelas Harmoni mengajak mahasiswa dan difabel untuk berkegiatan bersama. Peserta kegiatan ini adalah relawan mahasiswa dan siswa-siswi sekolah luar biasa (SLB) di Yogyakarta. Kegiatan ini terdiri dari dua rangkaian, yakni Pelatihan Kelas Harmoni dan One Day With Difable.

“Kelas Harmoni merupakan tempat belajar yang bertujuan untuk menghilangkan stigma buruk terhadap difabel. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa difabel itu sama saja dengan kita, bahkan mereka itu spesial. Dari sini kami ingin mengajak panitia, relawan, dan difabel untuk serawungbersama tanpa segan dalam Kelas Harmoni,” ujar Ismail Yusuf selaku ketua panitia.

Sebelum bertemu dengan kawan-kawan difabel, panitia yang terdiri atas relawan mahasiswa mendapatkan Pelatihan Kelas Harmoni. Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu, 28 Oktober 2017 bertempat di Ruang Sidang Kantor Subdit Pengembangan Karakter Mahasiswa UGM dengan pembicara Arief Wicaksono dan Sari Widya Utami dari Deaf Art Community, serta Istiqomah dari Pendidikan Luar Biasa UNY. Para pembicara tersebut memberikan pelatihan bahasa isyarat, hingga trik untuk berhadapan dengan tunagrahita.

Setelah mendapat pelatihan, pada 4 November 2017 para relawan mahasiswa bertemu dengan kawan-kawan difabel dalam One Day With Difable. Acara ini diikuti oleh tunagrahita dan tunarungu dari tiga SLB, yakni SLB Negeri 1 Bantul, SLB Negeri 2 Yogyakarta, dan SLB Bhakti Kencana.

Acara dimulai dengan kegiatan menanam pohon tabebuya dan bougenvil di Wisdom Park UGM. Setelah itu, siswa-siswi SLB melukis totebag ditemani oleh mahasiswa. Acara ini pun dimeriahkan dengan penampilan dari masing-masing SLB dan relawan mahasiswa.

“Kegiatan ini baik untuk diselenggarakan. Anak-anak kami biasanya hanya bermain dengan temannya di sekolah. Melalui kegiatan ini, mereka bisa berkenalan dengan anak-anak dari sekolah lain,” tutup salah seorang guru dari SLB Negeri 2 Yogyakarta.

Penulis : Sri Handayani Listyaningtyas/ Bul
Foto : Panitia Kelas Harmoni

Sumber: Bulak Sumur UGM

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *