Yuk Mengenal Saham Ala Komunitas Investor Muda!

Belakangan ini sedang ramai kampanye “Yuk Nabung Saham” yang sering diputar di salah satu media iklan radio. “Yuk Nabung Saham” merupakan kampanye yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala. Semenjak kampanye ini berjalan banyak orang yang mencari tahu, tetapi banyak juga yang salah persepsi. Nah, Komunitas Investor Muda mencoba menjelaskan secara sederhana mengenai saham dan bagaimana cara menabungnya. Simak ulasannya di bawah ini:

Apa itu saham?

Sederhananya latar belakang muncul saham ini yaitu ketika suatu perusahaan yang sudah berjalan biasanya dimiliki oleh perseorangan atau keluarga, nah ketika perusahaan itu ingin melakukan ekspansi (memperluas/ memperbesar/ menambah produksi dll), pasti memerlukan modal. Perusahaan ini kemudian memberikan kesempatan kepada orang-orang yang ingin menanamkan modal kedalam perusahaannya dengan tujuan seperti yang telah di sebutkan tadi sehingga kita juga bisa ambil bagian dalam membantu perusahaan itu untuk berkembang. Dimana nantinya akan ada 2 keuntungan bagi pemegang saham yaitu:

  • Deviden yaitu pembagian keuntungan dari perusahaan dalam 1 tahun yang akan di bagi kepada pemegang-pemegang sahamnya sesuai dengan porsinya.
  • Selisih antara harga ketika anda beli dengan harga sekarang. Poin ini yang kebanyakan di nikmati oleh para investor dimana perusahaan yang di modalkan mencatatkan hasil kerja yang baik sehingga harga sahamnya terus naik. Beberapa contoh perusahaan yang punya track record harga saham yang bagus seperti Bank BRI, Unilever, perhatikan peningkatan harga nya.

Mengenai Saham Indonesia

Berikut fakta-fakta mengenai saham di Indonesia:

  • Saham indonesia, tentunya menggunakan mata uang Rupiah, waktu berlangsungnya transaksi pun hari Senin-Jumat antara jam 09.00 WIB – 16.00 WIB. Dengan istirahat jam 12.oo-13.30 (Senin-Kamis) dan jam 11.30-14.00 (Jumat). Jadi, yang namanya nabung saham Indonesia tidak akan bisa membuat anda melek hingga subuh.
  • Nabung di saham Indonesia itu tidak mahal, modal Rp 5.000 aja sudah bisa beli kok. Untuk membuka akun saham mungkin ada yang mematok harga 5 juta ke atas. Tetapi di beberapa tempat juga masih ada yang mematok harga Rp 200.000 sudah bisa membuka rekening saham kok.
  • Saham Indonesia juga tergolong aman karena langsung di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perusahaan dan sekuritas yang terdaftar akan diawasi oleh lembaga OJK ini sehingga tidak bisa macam-macam.
  • Maksimal penurunan harga saham juga ada batasnya (pada saat postingan ini ditulis aturannya dalam 1 hari, sebuah perusahaan maksimal diperbolehkan turun harga sahamnya sebesar 10%). Yang artinya apabila Anda menabung di perusahaan X misalnya dengan harga 100 Rupiah/lembar maka dalam 1 hari maksimal hanya akan turun sebesar 10% yaitu di harga 90 Rupiah/lembar sehingga tergolong aman.
  • 1 hal yang terpenting yang banyak menjadi pemikiran orang-orang yaitu saham itu harus terus dilihat. Dalam konteks ini, karena tujuannya adalah untuk menabung (jangka panjang) jadi cukup dibuka sesekali untuk memantau posisi harga saham yang dimiliki. Tidak perlu sampai harus melihat pergerakan detail secara menit ataupun jam. Semakin lama investasi anda maka resiko anda untuk mengalami kerugian juga semakin kecil (jika saham yang dimiliki adalah saham perusahaan-perusahaan yang memilikii laporan keuangan dan track record yang baik).

Nah dari penjelasan di atas, saham Indonesia itu tidak menakutkan bukan? Anda juga jadi lebih mengetahui informasi seputar perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa karena apabila Anda memegang saham salah satu perusahaannya, setiap tahun Anda akan diundang kedalam rapat umum pemegang sahamnya. Di sana nanti Anda akan melihat pola pikir sebagai pemilik suatu perusahaan. Walaupun Anda hanya memegang 1 lot saham juga bakal tetap diundang.

Sumber: Komunitas Investor Muda 

Foto dari Brokerviewer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *