Komunitas Turen Bersatu Inisiasi Gerakan Masyarakat Menebar Nasi Bungkus

Ditengah gempuran era modernisasi seperti saat ini ternyata masih ada segelintir orang yang peduli dengan sesama. Salah satunya adalah Komunitas Turen Bersatu.

Komunitas yang dibentuk sekitar tahun 2015 itu bergerak pada bidang sosial. Puluhan anggota Komunitas Turen Bersatu selalu bergerak melakukan kegiatan sosial, seperti bedah rumah tak layak huni milik warga kurang mampu, bantuan kesehatan gratis, hingga membagikan nasi bungkus gratis.

Khusus untuk pembagian nasi bungkus itu biasa mereka menyebutnya program Gemar Menabung (Gerakan Masyarakat Menebar Nasi Bungkus). Seperti hari ini, Jumat (9/3) kemarin, Komunitas Turen Bersatu membagikan 240 nasi bungkus pada sejumlah pekerja jalanan di wilayah Kecamatan Turen.

Nasi bungkus hasil bantuan dari donatur anggota komunitas itu dikumpulkan untuk dibagikan secara gratis kepada petugas kebersihan, tukang becak, tukang ojek, serta kaum duafa. Hari Jumat yang identik dengan hari berbagi juga menjadi salah satu inspirasi komunitas tersebut untuk setidaknya meringankan beban sesama.

β€œHarapannya agar kegiatan yang dijalankan Komunitas Turen Bersatu dapat memotivasi komunitas lain untuk peduli kepada sesama yang kurang beruntung,” kata Juru Bicara Komunitas Turen Bersatu, Sunari.

Tidak hanya membagikan nasi bungkus gratis, hari ini Komunitas Turen Bersatu juga melakukan kegiatan bedah rumah milik warga kurang mampu di Jalan Pesantren RT 26 RW 04 Desa Kedok, Kecamatan Turen.

Rumah tersebut diketahui milik almarhum Ramelan yang saat ini dihuni oleh cucunya, Rizky. Rizky merupakan seorang yatim piatu. Kondisi rumah yang memprihatinkan dan sudah tidak layak huni, membuat Komunitas Turen Bersatu bersama Tiga Pilar Kecamatan Turen berinisiatif melakukan bedah rumah tersebut.

Lebih lanjut, Komunitas Turen Bersatu sendiri terbentuk dari berbagai kumpulan komunitas-komunitas di Turen. Mereka menyatu dalam satu tujuan untuk saling membantu sesama dalam bidang sosial.

Hebatnya, selama ini segala kegiatan sosial yang dilakukan Komunitas Turen Bersatu murni dari kebersamaan gotong royong maupun swadaya sesama anggota, dan tanpa ada dana hibah atau bantuan dari pemerintah.

Sumber: MALANG TODAY

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *