Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA) Tanam 10.000 Bibit Mangrove

Tumpukan sampah bak lautan di Teluk Jakarta sudah lenyap. Kini, sejauh mata memandang yang ada hanyalah tanaman mangrove.

“Kegiatan ini diharapkan bisa mencegah dari pada perubahan iklim, rob, perubahan angin dan lain-lain. Ada upaya mitigasi ini bisa terkendali dan tercegah,” tutur Wakil Walikota Jakarta Utara Junaedi kepada wartawan di lokasi, Rabu (4/4/2018).

Penanaman mangrove ini dilakukan olah Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA) bersama PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB). Ada 10.000 bibit mangrove yang ditanam di kawasan ecomarine mangrove, Muara Angke, Jakarta Utara.

Junaedi menegaskan penanaman mangrove tidak hanya dilakukan di kawasan ini. Pihaknya akan melakukan hal yang sama di wilayah pesisir lain di Jakarta Utara.

“Pesisir Jakarta Utara lain saya juga akan melakukan hal ini, kita harus peduli kepada teluk Jakarta ini,” tuturnya.

Ketua KOMMA Risnandar mengatakan setelah proses pembersihan sampah yang terangkut 133 ton selama sembilan hari, kondisi ini sudah layak untuk ditanami pohon mangrove.

“Memang media tanam yang kami tanam ini lumpur yang bercampur dengan sampah, kami punya keunikan, itu juga yang akan kami canangkan kedepan mengubah sampah dengan menanam mangrove ini,” ujar Risnandar.

PT PJB selaku Corporate Social Responsibility (CSR) dari kawasan Ecomarine Mangrove Muara Angke bersama KOMMA tidak hanya melakukan aksi penanaman mangrove. Pihaknya juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk mengoptimalkan manfaat hutan mangrove.

“Program yang dilakukan meliputi pendidikan mangrove keada murid sekolah dasar, pelatihan perawatan mangrove, dan pengolahan buah pidada menjadi produk komersil,” ucap General Manager PT PJB Rahmat Azwin di lokasi yang sama.

Sumber: DETIK

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *