Komunitas Urban Jedi Bandung, Komunitas Free Style Light Saber Starwars

Para pecinta Film Starwars tentu tidak asing lagi mendengar kata “Jedi”(pelafalan bahasa Indonesia ‘Jedai’).

Dalam film Star Wars, Jedi adalah para anggota sebuah organisasi biarawan kuno dan luhur.

Mereka punya kemampuan atau bakat dalam memakai dan menghormati The Force dalam hal kebaikan.

Karena terinspirasi dengan sosok itu, sekelompok anak muda asal Bandung ini membentuk komunitas dengan nama Urban Jedi Bandung.

Andreaz Fernandez, satu di antara perintis Urban Jedi Bandung, menuturkan Urban Jedi Bandung pertama kali terbentuk pada 2011.

Terbentuknya komunitas tersebut berawal dari ngumpul-ngumpul-nya para anggota komunitas Starwars Bandung yang bernama Order 66.

“Suatu hari ada anggota dari Order 66 yang membawa lightsaber gitu, saat dicoba ternyata seru banget. Terus barulah saya dan teman-teman lainnya kepikiran untuk membuat komunitas baru yang berhubungan dengan lightsaber,” ujar Adreaz kepada Tribun Jabar, saat ditemui di Lapangan Gor Saparua, Bandung, Rabu (4/7/2018) malam.

Sebelum membentuk Komunitas Urban Jedi Bandung, ia dan beberapa teman juga tergabung di komunitas Order 66.

Lightsaber adalah senjata fiksi dalam dunia Star Wars, terutama digunakan oleh Jedi dan Sith. Bentuknya seperti tabung kecil sepanjang kurang lebih 30 cm dengan sebuah tombol.

Bila tombol ini ditekan maka senjata ini akan mengeluarkan energi berbentuk cahaya sepanjang 1 meter.

“Kenapa namanya Urban Jedi? Di fim Starwars yang menggunakan alat lightsaber adalah Jedi, makanya kami menggunakan nama itu di komunitas kami. Selain itu, nama Komunitas Urban Jedi juga diambil dari singkatan dari Urang Bandung Jelmana Dipikaresep (orang Bandung itu banyak disukai),” jelas Andreaz.

Sesuai nama komunuitas yang diusung, kegiatan rutin mereka adalah latihan sekalian unjuk freestyle menggunakan light saber.

Pada kegiatan tersebut dibagi menjadi 3 bagian, pertama adalah spinning, yakni teknik memutar lightsaber dengan arah yang berbeda sambil diputar-putar.

Ada koreo, yakni lebih ke pertunjukan. Aksi tersebut juga telah ditentukan oleh dua orang anggota yang berpatisipasi, mulai dari arah serang hingga menangkis menggunakan lightsaber.

Terakhir adalah free battle, lebih ke aksi tarung antar dua anggota tanpa instruksi menggunakan ligtsaber.

Pada aksi free battle, anggota yang berpatisipasi terlebih dahulu melakukan persiapan, mulai dari latihan sampai mempersiapkan pelindung muka, sikut, dan lutut agar tidak cedera.

“Biasanya kami sering latihan dan mempertunjukan free style itu setiap Rabu malam. Untuk tempatnya adalah Gor Saparua, Taman Film, dan kawasan Asia Afrika,” kata Andreaz.

Selain itu, Komunitas Urban Jedi juga memiliki basecamp yang berlokasi di Jalan Sunda No 39. Di sana, mereka berkumpul juga setiap Rabu malam.

“Kalau di basecamp kami lebih banyak berkegiatan santai aja, seperti kopdar, sharing, hingga diskusi tentang film starwars aja,” ujar Andreaz.

Untuk even besar yang sudah mereka lakukan, Andreaz mengaku, Komunitas Urban Jedi Bandung pernah menjadi pelopor even Starwars Day Bandung pada 2012 dan menggelar Turnamen LightSaber di Gedung Indonesia Menggugat pada tahun yang sama.

“Di Turnamen tersebut, kami juga mengundang peserta dari luar negeri seperti Singapura,” kata Andreaz.

Hingga saat ini, Komunitas Urban Jedi Bandung tetap eksis dan memilki anggota aktif sebanyak 15 orang.

Selain di Kota Bandung, ada juga beberapa anggota yang bergabung dari Kabupaten, tepatnya dari Majalaya.

Bahkan, Urban Jedi Bandung juga telah melebarkan sayapnya hingga ke Ibu Kota, yakni dengan nama Urban Jedi Jakarta.

“Sebetulnya, yang tergabung di komunitas kami ini tidak mesti para pecinta Film Starwars saja. Bahkan ada juga yang niat bergabung karena ketertarikan mereka terhadap lightsaber sendiri,” kata Andreaz.

Bagi anggota baru yang ingin bergabung di komunitas Urban Jedi, caranya sangat gampang, yakni tinggal kontak mereka melalui media sosial di intagram @urbajedi_indonesia dan di akun Facebook bernama Urban Jedi.

Jika ingin lebih gampang, kalian bisa datang langsung ketika mereka latihan di Gor Saparua Bandung setiap Rabu malam.

SUMBER: TRIBUNNEWS

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *