Komunitas Rumah Aksara, Mengajak Melek Buku di Tengah Gempuran Teknologi

Teknologi smartphone dan berbagai aplikasi canggih yang sematkan makin memanjakan para penggunanya. Dengan gadget genggam itu, informasi begitu mudah diperoleh. Alhasil, prilaku membaca buku perlahan mulai ditinggalkan. Perpustakaan Nasional mencatat pada 2017, frekuensi membaca orang Indonesia rata-rata hanya tiga sampai empat kali per Minggu. Sementara jumlah buku yang dibaca rata-rata hanya lima hingga sembilan buku per tahun.

Melihat keresahan tersebut, Andi Batara Indra mencoba merangsang warga kota Makassar untuk kembali ke dunia literasi. Ia membentuk rumah Aksara yang kelak menjadi komunitas dengan ribuan anggota hanya untuk meningkatkan kembali minat baca masyarakat khususnya anak muda Makassar.

“Awalnya terbentuk ini komunitas atas inisiatif sendiri, dengan alasan melihat minat baca warga kota Makassar khususnya mahasiswa bisa dikatakan masih rendah sekali,” ungkap pria kelahiran Watampone ini.

Rumah Aksara ini dibentuk di kediaman pribadinya di Perumnas Antang Blok 8 dan telah memiliki 2000 koleksi buku yang didominasi buku sastra dan sejarah. Meski informasi di era Industri 4.0 ini sangat muda diakses, namun literatur yang bersumber dari buku dianggap lebih lengkap. Menurut dia, membaca buku mampu mengimbangi ketergantungan anak-anak muda terhadap gempuran berbagai teknologi. Ditambah lagi, perpustakaan-perpustakaan yang disediakan oleh pemerintah sangat minim. Ruang-ruang kota saat ini telah disulap menjadi gedung-gedung mewah.

Keberadaan komunitas tidak hanya sekadar berkumpul bersama teman yang memiliki minat baca yang sama, Batara membuka rumahnya untuk semua kalangan. Rumah Aksara terssebut dijadikan sebuah komunitas dapat dijadikan wadah untuk menuangkan ide bersama.

 

Sumber : sulselsatu

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *