Peduli Literasi Nasional, SIGi Sambangi Anak-Anak Langkat

Komunitas Sahabat Indonesia Berbagi Medan (SIGi) mendonasikan buku-buku untuk anak-anak Langkat melalui Komunitas Gerakan Langkat Pintar (GLP) di Taman Tengku Amir Hamzah Stabat, Langkat, Minggu (2/12/2018).

“Ini merupakan wujud kepedulian SIGi terhadap literasi nasional. Gerakan Langkat pintar itu komunitas di Langkat yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan,” kaa Ketua SIGi Regional Medan Bagas Yudha Pratama, Senin (3/11/2018)

 GLP melakukan kegiatan buka lapak taman bacaan gratis di Lapangan Merdeka Langkat setiap hari minggu. Lapak ini diperuntukan bagi anak-anak di sana di sana.

Ia menambahkan SIGi mengunjungi mereka, ingin memdonasikan buku bacaan yang layak untuk anak. Sebelumnya SIGi juga membuka donasi buku bagi orang-orang yang ingin berbagi bersama anak-anak Langkat.

“Jadi waktu itu ada salah satu anggota SIGi yang punya banyak buku anak-anak enggak terpakai. Dia bingung mau digimanain tuh buku. Setelah itu terfikir lah buat nyari komunitas yang bergerak di bidang literasi buat ngedonasikan buku buku itu,” kata Bagas.

Setelah itu, tambahnya SIGi terfikir untuk membuka donasi penyaluran buku agar buku yang diserahkan kepada Komunitas GLP bisa lebih banyak.

Ia mengaku melalui pembukaan donasi buku, mereka mendapat tanggapan yang positif. Banyak donatur yang mempercayakan buku-bukunya untuk disalurkan ke Langkat melalui komunitas yang sudah ada hampir di seluruh Indonesia ini.

“Kami menyalurkan buku-buku layak baca berupa buku pengetahuan dari SD sampai SMA dan buku cerita juga. Dan spesialnya juga kami menyerahkan buku Rumah yang ditulis oleh para anggota SIGi Medan,” tambahnya.

Buku Rumah ini merupakan buku kumpulan cerpen. Di sinopsinya tertulis ‘Rumah, sebuah kata sederhana yang menyimpan begitu banyak makna dan kadang juga mampu membuat pikiran dan perasaan beradu, bergejolak tak karuan. Rumah, sebuah tempat dimana semestinya aku, kamu, kita berpulang,’.

“Buku Rumah tersebut juga kita jual. Dan seratus persen hasil penjualannya akan digunakan untuk donasi. Buku tersebut bisa didapatkan di nulisbuku.com,” tuturnya.

SIGi berharap semoga donasi buku dari para donatur ini bermanfaat dan berguna untuk menambah koleksi buku untuk komunitas GLP. Kata Bagas, ini juga adalah bentuk keprihatinan SIGi terhadap anak-anak bangsa yang masih banyak buta huruf.

“Karena membaca bukan hanya untuk mereka yang punya buku saja, mereka yang tak mampupun juga bisa membaca. Selain itu juga kami ingin menjadi penyalur bagi para donatur yang ingin terus berbuat baik dengan apapun itu caranya, salah satunya melalui buku,” pungkas Bagas.

Sumber : Tribun Medan
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *