Komunitas Kapas Lakukan Pendakian di Gunung Tertinggi Maluku

Komunitas Mahasiswa Pencinta Alam Soppeng (Kapas), melakukan pendakian Latemmamala II di Gunung Binaiya Taman Nasional Manusela, Pulau Seram Maluku.

Ada enam orang dari Komunitas Kapas yang melakukan pendakian yaitu, Yudi Setiawan, Mujahidin, Rahmat Adyatma, Ilham Akbar, Aniswandi dan A.M. Akbar.

Dewan Senior Kapas Suti Dirhamzah, Senin (1/4/2019) mengatakan, pendakian Latemmamala II akan diadakan selama 14 hari.

Tim pendaki bertolak dari Makassar 1 April sampai 14 April 2019.

Pendakian ini sebagai bentuk pengenalan lembaga Kapas, dan daerah khususnya Kabupaten Soppeng kepada masyarakat luas.

“Kami akan melakukan eksplorasi alam dan budaya di Taman Nasional Manusela, dan menuntaskan Misi Seven Summit Indonesia,” ungkap Suti Dirhamzah.

Sementara Dewan Pendiri Kapas Hasbi mengatakan, endakian Latemmamala, merupakan program kerja rutin dari Kapas.

“Ini merupakan Program Kerja untuk menaklukkan 7 Summit Indonesia,” tambah Hasbi.

Pendakian Latemmamala ini sebelumnya telah dilakukan di Gunung Semeru, Jawa Timur pada Mei 2017.

Kemudian pendakian Latemmamala II dijadwalkan di Gunung Rinjani Pulau Lombok pada Juli 2018.

Namun, pendakian di Gunung Rinjani ini dibatalkan karena pada pada saat tim pendakian Latemmamala tiba di Lombok, tiba-tiba adanya gempa bumi.

Sehingga demi keselamatan bersama, akhirnya tim mengurungkan niat untuk menggapai puncak Rinjani pada saat itu.

Saat ini, pendakian Latemmamala II Gunung Rinjani digantikan dengan pendakian di Gunung Binaiya Maluku.

Pendakian Latemmamala II ini pun disponsori oleh Anugra 288, Tonejati, Stitek Balikdiwa, Alif Purnama (Sport dan Konveksi), Masagena, Waterpark 423, Angsanaplakat, Bagongpdh, Masempo, Fitri Aklirik, Putra Aklirik, 14laundry, dan Limaraja.

Penulis: Sudirman
Editor: Hasrul
Artikel ini disadur dari Tribun Makassar.

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *