Komunitas Sedekah Ngider Bandung, Tak Lupa Berbagi di Bulan Ramadan

Sudah umum bagi umat muslim, Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh Rahmat.

Allah SWT membukakan pintu rahmat yang sebesar-besarnya bagi hambaNya yang sabar dan ikhlas.

Rahmat atau kasih sayang itu ditujukan bukan semata untuk manusia secara pribadi, tetapi juga berlaku bagi sesama manusia dan alam semesta.

Salah satu bentuk rahmat yang berkah dilakukan di bulan ramadhan yakni saling berbagi.

Ada banyak cara untuk berbagi, mulai berbagi takjil, berbagi makanan dengan tetangga, memberikan makanan bagi orang yang membutuhkan, infaq, sedekah, hingga memberikan santunan untuk anak yatim dan kaum duafa.

Berbagai cara itu dilakukan tak lain untuk mengambil keberkahan di bulan Ramadhan.

Sebagaimana halnya keberkahan berbagi itu tidak percuma diambil kesempatan dan dilakukan juga oleh Komunitas Sedekah Ngider Bandung ini.

Sedekah Ngider Bandung merupakan komunitas sosial yang fokus berkegiatan menebar sedekah atau berbagi, khususnya di wilayah kota Bandung.

Leader Sedekah Ngider Bandung, Hapsari Nila Lestari (36), mengatakan khusus di bulan ramadhan Sedekah Ngider aktif berbagi makanan, sembako, sandang hingga santunan.

Di antaranya berbagi makan sahur, berbagi takjil ke masjid-masjid, dan menyelenggarakan kegiatan untuk anak yatim dan kaum duafa.

“Sedekah Ngider ini lebih beraksi banyak kegiatan di bulan ramadhan, karena momentum di bulan yang istimewa dan penuh rahmat,” ujar Leader Sedekah Ngider Bandung, Hapsari Nila Lestari (36), kepada Tribun Jabar, Jumat (17/5/2019).

Hapsari Nila Lestari, atau akrab disapa Nila, mengatakan di bulan ramadhan Sedekah Ngider Bandung aktif berbagi hampir setiap minggu.

Mereka menjadwal, untuk minggu pertama misalnya, Sedekah Ngider Bandung berbagi makan sahur.

Minggu kedua berbagi takjil ke masjid-masjid, dan di minggu ke tiga berbagi sembako untuk kaum duafa dan santunan untuk anak yatim.

Sementara di minggu ke empat atau terakhir kegiatan sudah tidak dilakukan mengingat mengutamakan keperluan masing-masing dan fokus beribadah.

Nila menjelaskan, untuk sahur biasanya Sedekah Ngider membagikan makanan sahur sebanyak 75 nasi bungkus, sekira pukul 3.00 WIB subuh.

Untuk membagikannya itu Sedekah Ngider membagi dua tim untuk berkeliling menggunakan mobil.

“Kami bagi dua, kami benar-benar keliling, terutama di sekitar pasar, banyak yang kami temui, ada tukang becak, kuli pikul yang sudah mulai beraktivitas di pasar, petugas SPBU, satpam dan lain sebagainya,” ujarnya.

Nila mengatakan, selain takjil ternyata di waktu sahur pun ada banyak orang yang berbagi.

Semisal ada yang berkendara motor keliling berbagi sahur.

Oleh karenanya tak jarang Sedekah Ngider pun harus berlomba-lomba dengan yang lain untuk mencari penerima sedekah.

“Jadi istilahnya kami pun berlomba-lomba dalam hal kebaikan,” ujarnya.

Demikian Nila mengatakan walaupun hanya 75 bungkus/box makanan sahur jumlah tersebut cukup, tidak kelebihan dan juga tidak kekurangan, karena di waktu sahur tidak sebanyak siang yang beraktivitas.

Adapun untuk kegiatan saat berbuka puasa, karena mempertimbangkan kondisi jalanan yang macet. Jika orang-orang membagikan takjil di jalan-jalan, Sedekah Ngider membagikan Takjil langsung ke masjid-masjid.

“Dari pada nantinya malah membuat kemacetan untuk bagi-bagi, jadi dengan pertimbangan itu kami lebih fokus untuk berbagi diserahkan ke masjid-masjid,” ujarnya.

Biasanya untuk kegiatan berbagi untuk berbuka Sedekah Ngider berbagi beberapa dus air minum dan beberapa box kurma diserahkan ke pihak Masjid.

Selain itu, ada lagi kegiatan lainnya, tidak melulu keliling Sedekah Ngider juga menyelenggarakan kegiatan lomba-lomba keislaman, yang biasanya diselenggarakan di masjid-masjid.

Melalui kegiatan tersebut Sedekah Ngider tak luput bertujuan untuk berbagi, memberikan santunan anak yatim dan duafa.

“Karena perlombaan kami berikan penghargaan tropi dan hadiah semisal alat-alat tulis. Untuk ibu-ibu atau kaum dhuafa kami berikan paket sembako yang lengkap untuk merayakan lebaran biasanya ada sirup dan ragam kue,” paparnya.

Adapun selain berbagi sembako Sedekah Ngider juga menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis, semisal cek gula darah, kolesterol, asam urat, dan tensi darah, untuk kalangan duafa usia lanjut.

Ada lagi program berbagi lainnya, yaitu berbagi baju yang masih layak pakai, misalnya.

Nila mengatakan dalam kegiatan ini Sedekah Ngider benar-benar memberikan pakaian layak pakai.

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Ichsan
Artikel ini telah tayang diTribun Jabar.

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *