Aksi Duta Damai Ajak Pemuda Lawan Berbagai Konten Perpecahan

Selama ini konsentrasi Aksi Duta Damai Sumut bergerak dalam menciptakan kader kader deradikalisasi terorisme, namun belakangan Komunitas yang diakomodir Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini mengaku bergeser dalam kegiatan-kegiatan Kontra-provokatif.

Dijelaskan Koordinator Aksi Duta Damai Sumut Fajar AM Dalimunthe kepada Tribun Medan, Kamis (3/6/2019).

Aksi Duta Damai saat ini berupaya hadir di tengah masyarakat untuk menciptakan kesejukan lantaran kondisi politik yang belakangan memanas.

“Sebelumnya kita kan konsen bagaimana menciptakan kedamaian akibat dari tindakan-tindakan terorisme yang dilakukan oleh segelintir orang yang mengatasnamakan agama. Namun sekarang kita coba bergeser melihat kondisi yang ada,” ujarnya.

“Kita berupaya hadir memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah informasi hoax. Mencegah masyarakat dari provokasi perpecahan” cetusnya.

Wawancara yang disisipi buka puasa itu, dijelaskan Fajar bahwa Aksi Duta Damai saat ini hadir ditengah masyarakat dengan memanfaatkan konten-konten digital. Meski demikian diakuinya, konten Duta Damai masih kesulitan menandingi media media hoax yang ada.

“Padahal kita berupaya hadir di media sosial, di Instagram dutadamai. Di Facebook juga, kita sisipi konten-konten yang menyejukkan. Kita berupaya merangkul pola pikir millenial, seperti membuat video Social experiment dan lain sebagainya,” ujar Fajar.

Untuk menyeimbangkan itu, dijelaskan Fajar bahwa Komunitas yang terbentuk April 2016 ini berupaya hadir di tengah masyarakat secara nyata dengan membagi-bagikan stiker pada beberapa kali acara Car Free Day (CFD). “Jadi kalau ada acara CFD itu kita coba hadir, meski gak seminggu sekali. Kita bagi bagikan stiker duta damai,” sambungnya.

Selain itu, ditambahkan alumni Ilmu Komunikasi UMSU ini, Aksi Duta Damai kerap melakukan audiensi-audiensi baik secara internal maupun eksternal. Aksi Duta Damai beberapa kali mengadakan acara mengundang sejumlah pelajar maupun mahasiswa berdialog guna menciptakan konsep perdamaian di era 4.0.

“Ada juga ya, upaya upaya kita seperti audiensi. Karena kita juga ingin melihat seperti apa sih konsep damai di pikiran anak muda. Kita mau melihat dari sudut pandang itu,” tukasnya.

Saat ini Komunitas Duta Damai Sumut diperkuat kurang lebih 45 orang, yang berasal dari pelbagai latar belakang, mulai dari pengurus di Komunitas Komunitas lainnya, mahasiswa, karyawan swasta dan banyak lagi.

Aksi Duta Damai berharap, di masa yang penuh dinamika ini, Indonesia tetap mengedepankan persatuan di tengah perbedaan pandangan politik yang ada. Hal itu ia harap tidak menjadi jurang pemecah generasi bangsa apalagi generasi muda yang saat ini banyak yang memiliki ide ide bagus.

“Ini yang kita harapkan. Kita juga mengajak masyarakat untuk berkunjung di Instagram kira dutadamai Sumut, dan FB kita di Dutadamai Sumut dan YouTube kita di Dutamai Sumut juga” tukasnya.

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Aksi Duta Damai Ajak Pemuda Lawan Berbagai Konten Perpecahan

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *