Komunitas G-81 Berbagi di Kampung Halaman

Komunitas G-81 atau Ganesha 81, merupakan istilah bagi komunitas alumni SMAN 1 Purbalingga lulusan tahun 1981. Hampir setiap tahunnya mereka rutin bersilaturahim mengadakan kegiatan bersama, termasuk pada Jumat (6/6) lalu, mereka mengukuhkan empat program sosial sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat Purbalingga.

Proram pertama, Bakti Sosial Pembagian Sembako Gratis berupa beras, gula, kopi, teh, minyak, biskuit, kecap, mi instan, sirup orange dan variasi lainnya. Nur Hamam salah satu penggagas kegiatan ini mengatakan sampai dengan saat ini telah dilakukan sekitar 18 kali kegiatan sosial. Seperti pembagian paket sembako gratis kepada kaum dhuafa di berbagai wilayah di Purbalingga di lakukan 2 kali dalam satu bulannya dengan membagikan 50-100 paket sembako.

“Total paket sembako yang telah dibagikan sampai saat ini lebih dari 1.000 paket,” jelas Nur Hamam seperti dalam siaran pers, Senin(10/6).

Dalam program kedua, santunan (beasiswa) yatim piatu, alumni memberikan santunan berupa uang dan peralatan sekolah kepada 15-30 anak yatim piatu pada setiap kegiatan. Pemberian santunan ini biasanya dilakukan bersamaan dengan kegiatan pemberian sembako gratis.

photo

Komunitas G-81 berbagi paket sembako dan bantuan untuk warga kurang mampu di Purbalingga.

Program sosial berikutnya adalah Rumah Berbagi Sesama (RBS), dimana alumni menyediakan busana dan perlengkapan (bukan baru) bagus pakai yang bisa diambil oleh siapapun yang membutuhkan. Dengan catatan setiap tamu hanya diperbolehkan mengambil dua potong pakaian setiap kedatangan.

Tuti Pratnawati, alumni yang merintis RBS ini menjelaskan bahwa busana yang disediakan dalam RBS ini merupakan sumbangan dari alumni. “Seperti dalam sembako gratis dan santunan yatim piatu, program RBS merupakan sumbangan gotong royong dari alumni. Namun demikian, kami juga membuka pintu jika ada sahabat dari luar alumni yang ingin ikut menyumbang kegiatan sosial ini,” jelas Tuti. Rumah Berbagi Sesama berada di Jalan Letkol Isdiman No 35 Purbalingga.

Program terakhir yang baru pertama kalinya dilakukan adalah Renovasi Rumah Tidak Layak Huni, untuk membantu merenovasi rumah yang masuk kategori ‘tidak layak huni’ agar menjadi rumah yang layak dihuni dan sehat untuk ditinggali, istirahat maupun belajar.

Empat program tersebut merupakan hasil urunan atau patungan bersama seluruh anggota G-81.

Hari Setianto, salah satu alumnus 1981 yang berdomisili Jakarta menjelaskan bahwa melalui silaturahim kali ini, anggota G-81 ingin menyampaikan rasa syukur bahwa pada usia yang sebagian mendekati atau bahkan sudah memasuki masa pensiun, ternyata masih bisa memberi manfaat kepada orang lain. “Sekecil apapun sumbangan yang diberikan semoga mendapat ridho Allah SWT dan barokah bagi semua yang menerima maupun yang memberi,” katanya.

Bersamaan dengan halal bi halal G-81 di kediaman Hari, di berikan santunan  60 paket sembako gratis kepada yang berhak, 30 santunan kepada yatim piatu, dan untuk pertama kalinya diberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni, kepada Kusworo, warga kelurahan Purbalingga Kidul. Penyerahan bantuan di saksikan oleh Lurah Purbalingga Kidul, Azizah Nur Elita, yang sekaligus akan melakukan pengawasan agar tujuan renovasi terwujud.

Yuningsih, salah satu alumni yang sedang mudik mengharapkan agar melalui pengukuhan pada hari ini, program-program tersebut dapat berkelanjutan dan semakin membesar di masa mendatang. “Dengan acara pada hari ini, mudah-mudahan para alumni baik yang ada di Pubalingga maupun yang domisili di luar Purbalingga memiliki semangat yang bertambah dan semakin ikhlas dalam berbagi kepada sesama,” imbuhnya.

Semangat mempererat silaturahim dan saling  berbagi kepada sesama ternyata merupakan pengikat komunitas alumni 1981, atau yang sering disebut dengan G-81 ini. Meski tidak semua alumni berkelebihan, bahkan ada sebagian alumni yang juga kekurangan, ternyata dengan bergotong royong, komunitas ini mampu membuat hidup menjadi lebih berarti dan lebih baik.

 

Artikel ini disadur dari Republika

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *