Komunitas Tandur Bumi Edukasi Warga Tanam dan Cangkok Tanaman Buah Jambu

Komunitas Tandur Bumi gelar edukasi penanaman dan cangkok buah jambu di Dusun Samen, Bambanglipuro, Bantul. Kegiatan ini dilakukan bersama para sukarelawan dan karangtaruna serta taruna tani Dusun Samen. Habib Dwi Saputra selaku Ketua Komunitas Tandur Bumi awalnya menjelaskan rangkaian kegiatan yang bermula dari penjelasan cara mencangkok tanaman jambu yang baik dan benar. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit jambu pada lahan kosong.

“Kegiatan ini bertujuan pendampingan bagi para gapoktan dusun bersama karang taruna dan taruna tani dengan harapan warga Dusun Samen bisa mandiri menghasilkan bibit jambu kristal dan mempunyai produksi komoditas unggulan desa. Hal ini juga mengingat lahan-lahan yang mulai tidak dijaga untuk tujuan penghijauan,” jelasnya.

Sekadar diketahui, Tandur Bumi ialah komunitas yang bergerak dalam dunia pertanian, khusunya menanam untuk tujuan produksi dan konservasi lingkungan. Visi Tandur Bumi menjembatani orang-orang yang ingin menanam dan terlibat dalam penghijauan. Selain itu Habib juga mengatakan Tandur Bumi juga menjadi wadah berkumpulnya generasi muda untuk belajar dan membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan di dunia pertanian. Kegiatan perdana ini diikuti sukarelawan muda dari berbagai latar belakang.

“Sukarelawan bersedia terlibat dalam kegiatan sesuai keinginan hati masing-masing untuk bersama belajar hal baru seputar dunia pertanian, terutama mencangkok,” jelas Habib.

Kegiatan Sodo Ndeso #1 tidak berhenti pada satu hari ini saja.

Edwin Pradana selaku Head of Community Development of Tandur Bumi mengatakan saat hasil dari cangkok sudah bisa digunakan akan dibagikan ke warga-warga desa secara meluas.

“Setelah itu, diharap warga bisa melihat prospek dari menanam jambu kristal ini karena bisa berbuah terus menerus dan terdorong untuk menanam dan merasakan hasilnya,” katanya.

Selain itu, Dody Kastono, selaku Steering Committee of Tandur Bumi sekaligus Dosen Fakultas Pertanian UGM menilai pengembangan komoditas jambu kristal ini memiliki produktivitas dan kualitas yang bagus, dalam 1 tahun bisa berbuah.

“Ini bisa menjadi alternatif pendapatan bahkan bisnis bagi warga desa. Jambu kristal ini diminati warga selain dari rasa yang manis, juga sangat baik membantu kesehatan tubuh,” tuturnya.

Di sisi lain, Watono selaku Kepala Dukuh Samen mendukung usaha penghijauan ini juga melakukan pemberdayaan masyarakat yang dimulai dari karang taruna dan dibantu oleh segenap rekan dari Tandur Bumi.

“Sekali lagi, kami mengucapkan banyak terima kasih. Kami mendukung dan semoga sukses untuk selanjutnya,” ucapnya.

jogja.tribunnews.com

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *