Cegah Banjir, Komunitas dan Suporter Bola Bersihkan Sungai di Ciamis

Seiring dengan banyaknya bencana yang timbul akibat ulah tangan manusia, kaum milenial dan pemuda di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mulai bergerak. Mereka membentuk Komunitas Peduli Lingkungan Ciamis.

Aksi mereka diawali dengan membersihkan sungai-sungai, salah satunya bekerjasama dengan BUMDes dan menggandeng suporter sepakbola Balad Galuh (pendukung PSGC Ciamis), untuk membersihkan aliran Sungai Cireong di Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Mereka menyusuri sepanjang aliran sungai Cireong, memungut sampah yang ditemukan, terutama sampah plastik.

Membersihkan sungai ini sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan. Salah satu penyebab banjir karena banyaknya sampah. Diketahui, Ciamis juga merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir. Buang sampah ke sungai sudah menjadi kebiasaan buruk bagi sebagian masyarakat.

“Efek jangka panjang dari hal kecil yang dilakukan dengan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan akan berdampak besar bagi kehidupan di masa yang akan datang,” kata Ghozin, Senin (27/1/2020).Ketua Komunitas Peduli Lingkungan Dian Sholeh Wardiana alias Ghozin mengatakan selain membersihkan sampah di sungai, para milenial juga mengajak warga lingkungan sekitar supaya membuang sampah pada tempatnya. Hal kecil ini dapat memberi manfaat besar.

Komunitas menginginkan untuk bisa mewujudkan Tatar Galuh yang lebih hijau, bersih, rapi dan asri. Namun hal itu dapat terwujud apabila mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kita langsung aksi setelah kita membentuk komunitas peduli lingkungan empat hari ke belakang. Apalagi disini juga banyak mileneial yang dilibatkan sebagai bentuk pendidikan karakter juga akan kepedulian lingkungan,” ungkap Ghozin.

Dikatakan Ghozin, bukan hanya membersihkan aliran sungai, komunitas juga akan melakukan aksi penghijauan. Salah satu pohon yang akan ditanam adalah kelapa. Tujuannya, untuk mengembalikan image Kabupaten Ciamis sebagai daerah pemasok Kelapa yang saat ini sudah hilang.

“Dulu Ciamis adalah penghasil kelapa terbesar, tapi sekarang tidak ada. Kami bertekad setelah melakukan penanaman juga akan mengawal dan memelihara agar pohon dapat tumbuh subur,” jelas dia.

Sementara itu Sekretaris BUMDES Cireong Fuad Hasan mangapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh komunitas Peduli Lingkungan. Orang yang didedikasikan hidupnya untuk lingkungan merupakan orang yang hebat.

“Aksi bersih sungai ini dihadiri juga dari Babinmas dan Babinsa untuk ikut turut serta dalam kebersihan lingkungan. Kami berharap bersih sungai ini bisa mengakar lagi sehingga bisa memberikan kesadaran akan kebersihan lingkungan,” jelas Fuad.

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *