Komunitas Wisata dan Literasi Bengkalis Aksi Bersih-bersih Pantai

Sejumlah komunitas turun ke Pantai Perapat Tunggal melakukan aksi bersih-bersih, Ahad (1/3/2020).

Aksi Bersih-bersih tersebut diinisiasi komunitas Gerakkan Relawan Penggiat Wisata dan Literasi (Grapitasi).

Grapitasi merupakan gabungan sujumlah komunitas di Negeri Junjungan yang bergerak di bidang wisata dan literasi.

Bersama sejumlah komunitas didalamnya, Grapitasi juga berkolaborasi bersama sejumlah dinas dalam aksi bersih-bersih ini diantaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahrga (Disparbudpora).

Sementara komunitas yang ikut dalam kegiatan ini yaitu Ruang Baca, Genpi, Kosmot, Forum Lingkar Pena, Forum Anak, HNI, Gegame, Muda Bugar, Forum Muda Berani, Bijak Bersih, Muda Menginspirasi, Ruang Hijrah, Engglis Grup, Forum Anak, Bujang Dara Bengkalis dan Bujang Dara Kecik Bengkalis.

Sebanyak 50 orang menyusuri pantai Perapat Tunggal untuk membersihkan pantai dari sampah-sampah yang berserakan.

Kegiatan yang diberi nama Bersama Milenial, Aksi Bersih-bersih Pantai Perapat Tunggal tersebut dibuka Kepala Dinas (Kadis) PMD Yuhelmi pukul 9:30 WIB.

Dalam sambutannya Yuhelmi mengapresiasi inisiasi kaum milenial yang tergabung dalam Grapitasi mau peduli dengan daerah di Negeri Junjungan.

”Jika kita peduli pada hari ini, maka insyaallah generasi selanjutnya juga akan peduli sehingga terus akan terlahir mayarakat yang peduli akan lingkungan,” kata Yuhelmi.

Kemudian Yuhelmi mengajak seluruh peserta aksi bersih-bersih untuk melakukan kolaborasi dalam membangun Desa Perapat Tunggal.

”Kita jadikan Desa ini sebagai desa yang mampu maju dan dikenal, untuk itu kita perlu kolaborasi, dengan kekuatan yang sama membangun daerah ini,” ajak Yuhelmi.

Sementara Kepala Desa Perapat Tunggal Rahamad menyambut baik atas kegiatan yang dilakukan di daerahnya.

”Kami berterima kasih, karena komunitas ini bersama dinas-dinas mau memperhatikan daerah kami, mau berjunjung dan membersikan pantai ini,” ucap Rahamad.

Dalam kegiatan ini, Dinas Lingkungan Hidup menurunkan sejumlah petugas kebersihannya, selain untuk membersihkan pantai, juga melakukan pemilahan sampah-sampah yang telah dikumpulkan untuk selanjutnya dilakukan pengolahan.

Selain Kepala Dinas PMD Yuhelmi, terlihat ikut melakukan aksi bersih-bersih Pantai Perapat Tunggal yakni Kepala Dispersip Suwarto, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perpustakaan dan Pemberdayaan Kegemaran Membaca Dispersip Yana Susilayeni, Kabid Kesehatan Masyarakat Diskes Eji Marlina, Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Saleh, Kepala Desa Perapat Tunggal Rahamad, Kepala Seksi Pengurangan Sampah Nurhasanah, Kepala UPT Wisata Chandra Kusuma dan masyarakat yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa.

Dari kegiatan aksi bersih-bersih Pantai Perapat Tunggal ini, setelah ditimbang DLH, sampah pelastik yang terkumpul sebanyak 47, 5 Kg, kaleng 1,5 Kg dan kayu serta rantig-ranting pohon 12,7 Kg.***

Artikel ini telah tayang di Go Riau
Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa liputan acara komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *