Rumah Kubuku, Gerakan Literasi Pertama di Kampung Bujur

umah Kubuku merupakan rumah baca yang diinisiasi oleh sekelompok pemuda di sebuah kampung di Pulau Madura. Menyadari pentingnya peran buku sebagai sumber ilmu dan kegiatan literasi sebagai sarana edukasi dan kolaborasi, kami membentuk Rumah Baca Kubuku.

Rumah Kubuku secara resmi dibuka dan diperkenalkan kepada masyarakat pada 12 Oktober 2018. Tentu hal ini tidak akan terjadi tanpa kerjasama para pemuda kampung, sesepuh serta para donatur buku. Di hari pertama kami menggelar buku Minggu (14 Oktober 2018), antusias masyarakat nampak dari banyaknya yang datang ke lokasi. Untuk saat ini, kami menggelar buku di lokasi PAUD dan untuk berikutna akan mencoba di beberapa titik bermain anak-anak di kampung kami.

Momen ketika kami menyampaikan gagasan dibentuknya Rumah Kubuku

Mayoritas pembaca kami adalah anak-anak setingkat pendidikan PAUD hingga SD. Ada pula remaja yang membaca buku pengembangan diri dan komik remaja. Mereka senang sekali memilih dan membaca buku yang selama ini cukup sulit didapatkan karena berbagai faktor. Orang tua mereka pun tak segani menemani. Saat ini, koleksi buku kami masih sangat terbatas dan kami membutuhkan buku-buku anak dan remaja.

Lomba mewarnai dalam rangka Pembukaan dan Pengenalan Rumah Kubuku pada masyarakat Bujur

Kami berharap, kehadiran Rumah Kubuku lebih dari sekadar ruang membaca tetapi ruang berkembangnya pemikiran, kepedulian, dan kolaborasi antar masyarakat.

 

Sumber : rumah Kubuku

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

1 Comment

  1. Rumah Kubuku says:

    Terima kasih kak. salam kenal dari Tim dan adik2 Rumah Kubuku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *