Bikers Brotherhood Motorcycle Club; Bukan Klub Motor Sembarangan

Pesona sepeda motor klasik bukan hanya tampilan fisik ataupun sifat langka karena diproduksi amat terbatas melainkan juga, nilai sejarah dalam artian inspirasi yang dikandungnya, terutama menyangkut sejarah perkembangan sepeda motor di suatu negara.

Hal itulah yang terlihat dari komunitas sepeda motor klasik yang tergabung dalam Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC). Meski tampilan kelompok ini seperti kaum pemberontak atau bahkan mirip dengan premanisme, tapi sebenarnya kegiatan mereka jauh dari kegiatan kriminal.

Justru rata-rata anggota kelompok ini terdiri dari strata ekonomi menengah ke atas, hal itu didasari dari jajaran motor klasik yang harganya masih sangat tinggi. Berbeda dengan motorcycle club (MC) di Amerika Serikat, misalnya, umumnya MC di sana sangat dekat dengan kegiatan melanggar hukum.

Seperti terlihat di film “Son of Anarchy” yang menggambarkan bagaimana kehidupan sosial dari komunitas motor besar tersebut. Dari berbagai kisah yang terurai mereka menjalankan MC secara professional, kendati ada semangat kekeluargaan, tapi bisnis kotor jadi sumber penghasilan para anggotanya.

Untung saja aktivitas itu tidak terjadi di Indonesia, paling tidak hal itu tak terlihat di permukaan pada suatu brotherhood. Seperti tercermin pada BBMC Indonesia, yang diresmikan 5 Maret 2011 lalu di Cibubur itu sering menjalankan kegiatan yang lebih positif.

Seperti balap motor klasik, kemudian bakti sosial hingga peringatan hari besar nasional secara bersama-sama dengan anggota lainnya. Sekilas tentang BBMC, jika melihat keberadaan komunitas motor klasik ini sudah ada lebih dari 20 tahun silam. Pada awal tahun 1990an, mereka masih tergabung dengan persatuan pemilik Harley Davidson.

Setelah pertemuan Linggarjati, barulah terbentuk BBMC. Seperti MC di Amerika Serikat, struktur organisasi juga dibangun secara profesionalitas. Untuk jabatan ketua umum disebut sebagai El Presidente. Tingkatan keanggotan juga berjenjang, mulai dari Rebel Bastard, Prospect, Virgin, Life Member dan tertinggi mendapat sebutan Diponegoro.

Nama tersebut diambil dari nama jalan Diponegoro, Bandung tempat yang menjadi markas BBMC. Anda tertarik masuk ke BBMC? Berbeda dengan komunitas motor lainnya, syarat masuk ke kelompok ini sangat sulit. Kesan eksklusif dan butuh pembuktian diri calon anggota untuk masuk sangat diperhitungkan.

Menurut BBMC nilai kekeluargaan dinilai dari seberapa penting calon anggota itu mau berkorban demi kepentingan MC. Walaupun Anda punya motor klasik yang berharga mahal, belum tentu otomatis masuk ke BBMC.

Sumber: carmudi

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke [email protected]. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *