Korean Cultural Center Medan: Wadah Penggemar Musik, Fashion Hingga Drama Korea

Anda barang kali tertarik, ingin menjadi anggota Korean Cultural Center Medan (KCCM) ? Kesempatannya,sangat terbuka. Karena tidak ada kiteria khusus menjadi anggota, melainkan minat dan konsekuensinya untuk berpartisipasi untuk KCCM.

“Ya menjadi anggota tidak ada syarat khusus, yang penting ia tertarik dan menggemari budaya Korea dan memiliki keingintahuan yang besar terhadap budaya Korea dan mau berperan untuk menyosialisasikannya. Ya baik itu ketertarikan di bidang film, musik, bahasa, fashion dan lain-lain, bisa menjadi anggota,” kata Nurul, pembina KCCM.

Ia menuturkan banyak hal yang di sharing di dalam komunitas ini. Mulai dari sharing film terbaru dan pemain film aktris atau aktor yang keren hingga lagu baru yang sedang hits dan fashion Korea yang sedang booming. Ada juga sharing atau belajar bersama bahasa Korea, budaya Korea, hingga tempat-tempat menarik di Korea.

“Ya, pertemuan minimal sebulan 2 kali lah. Tali kalau sedang persiapan acara biasa rutin setiap hari jelang Festival Korean terutama,” katanya

Disinggung awal mula komunitas ini bertemu, Nurul Fatharani, pembina KCCM mengatakan, karena rasa ketertarikan terhadap film Korea yang sedang hit pada 2010. Banyak chanel televisi ada film Korea, biasanya setiap sore menjadi acara yang paling ditunggu.

Kemudian lagu dan musiknya yang bewarna dan penyanyi yang stylist juga menjadi alasan ia dan temannya membuat perkumpulan, yang kemudian berkembang menjadi komunitas KCCM.

“Rasa penasaran itu membuat kami ingin mengenal budaya dan mempelajari bahasanya,” kata Nurul.

Terbentuk pada 2010, banyak hal yang komunitas pelajari. Mereka menemukan Korea punya budaya yang unik, sejarah yang cukup menarik dan tempat-tempat wisata yang bagus.

“Sejak itu kami memiliki ide untuk menggelar acara memperkenalkan Korea secara menyeluruh. Mulai dari hal yang entertain hingga budaya, sejarah dan bahasanya kepada penggemar Korean di kalangan Kota Medan,” jelasnya.

Ia menuturkan beberapa dari anggota juga ada yang sudah ke Korea untuk liburan atau penelitian, kalau nanton konser musik Korea tentu hampir semua anggota pernah.

Ya, tidak sah menggemari segala sesuatu yang berkaitan dengan Korea tapi tidak pernah datang konser, belajar Bahasa Korea, atau rela menabung untuk belajar langsung budaya Korea di tempatnya.

“Ada yang rela-relain izin kerja buat nonton konser, atau nabung dari jauh hari dan hidup hemat demi Korea. Ya gak nanggung-nanggunglah menggemari sesuatu,” katanya.

Sumber: TRIBUN NEWS MEDAN

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *