Sahabat Berbagi Subang: Isi Waktu Luang Dengan Berbagi Pada Sesama

Banyak cara dilakukan para ibu rumah tangga mengisi waktu luangnya. Seperti yang dilakukan puluhan ibu rumah tangga di Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang, yang tergabung dalam komunitas Sahabat Berbagi Subang, yang mengisi waktu luangnya dengan berbagi dengan sesama.

Seorang ibu rumah tanggal tak kalah sibuknya dengan para wanita karir. Jika wanita karir sibuk dengan pekerjaan di luar, maka seorang ibu rumah tangga sibuk dengan pekerjaan mengurus rumah dan keluarga. Namun siapa sangka, di tengah kesibukan itu, puluhan ibu rumah tangga di Kelurahan Dangdeur mampu berbuat positif bagi lingkungannya. Setiap hari Jumat, para ibu-ibu ini selalu berkumpul di basecamp yang berlokasi di Blok Sukajay (Lapang Veteran) Dangdeur Subang. Lokasi inilah yang menjadi tempat rutin mereka berkumpul.

Saat ini, sedikitnya 20 orang ibu rumah tangga yang tergabung di komunitas Sahabat Berbagi Subang. Komunitas ini pertama kali dicetuskan oleh Yuni Eka Satrina. Teh Yuni, sapaan akrabnya, mengaku tradisi keluarganya yang rutin berbagi dengan warga sekitar rupanya menginspirasi dirinya untuk membuat komunitas tersebut. Tujuan dan niat baiknya tersebut disambut dan didukung oleh rekan lainnya yang akhirnya ikut bergabung.

“Awalnya hanya ada 4 orang saja. Alhamdulillah saat ini sudah berjalan 4 tahun banyak kegiatan berbagi yang telah kami lakukan. Ssalah satunya saat tahun pertama kami mengelar khitanan masal,” ujar Yuni.

Diakui Yuni, komunitas Sahabat Berbagi Subang hingga saat ini terus berlanjut membagikan rejeki bagi mereka yang membutuhkan. Hampir setiap minggunya, 50 hingga 100 bok nasi dibagikan ke yayasan, panti asuhan , hingga orang-orang yang membutuhkan. Tidak hanya itu, Sahabat Berbagi juga sigap membantu mereka yang menjadi korban bencana.

Menurut Yuni, pembentukan komunitas ini bertujuan agar kita tidak hanya mengejar kesenangan dunia semata, melainkan kepentingan kehidupan di akhirat kelak. Dengan niat dan usaha yang dimiliki, para Sahabat Berbagi Subang ini bisa menjadi contoh bagi kalangan lainnya. Bagi yang ingin ikut bergabung, Yuni mengaku membuka lebar kesempatan untuk siapapun bergabung bersama komunitasnya.

“Setiap Senin kita juga mengelar mengajian. Alhamdulillah untuk setiap acara berbagi kita ada tetap dan teman-teman yang siap membantu di lapangan untuk membagikan nasi bok yang sudah kami sediakan,” tutupnya.

Sumber: PASUNDAN EKSPRES

Siarkan Beritamu Sekarang!
Redaksi komunita.id menerima tulisan berupa profil komunitas untuk dipublikasikan. Panjang tulisan minimal 2 paragraf. Kirim artikel ke kontak@komunita.id. Jika tulisan sudah pernah dimuat di blog atau situs media online lainnya, sertakan pula link tulisan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *